Sebanyak 10 item atau buku ditemukan

Bank dan Lembaga Keuangan Syariah (Teori dan Aplikasi)

Judul : Bank dan Lembaga Keuangan Syariah (Teori dan Aplikasi) Penulis : Muhammad Kurniawan, S.E., M.E.Sy. Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 304 Halaman ISBN : 978-623-6233-09-2 SINOPSIS BUKU Ditengah eksistensi lembaga lembaga keuangan syariah yang sedang memunculkan gebrakan baru dengan salah satu marger bank syariah yang dilakukan serta guna untuk mengatasi adanya krisis moneter dan keuangan yang mengglobal saat ini, kehadiran lembaga lembaga keuangan syariah merupakan salah satu solusi atau jalan keluar bagi umat islam. Ditengah hiruk pikuk eksistensi lembaga keuangan konvensional dan kurangnya pengetahuan umat islam terhadap lembaga keuangan syariah, kehadiran buku ini salah satu jawaban akan semua pertanyaan pertanyaan umum mengenai kauangan syariah dimana buku ini menjelaskan keuangan syariah dalam bentuk teoritis dan praktis. Buku ini berjudul “Bank dan Lembaga Keuangan Syariah (Teori dan Aplikasi)”. Buku ini penulis kontribusikan untuk dunia pendidikan dan dunia perbankan syariah di Indonesia. Secara umum buku ini mengakomodasi berbagai perubahan dan penambahan materi yang terjadi selama kurun waktu terakhir. Regulator yang tadinya diperankan oleh Bank Indonesia dan Kementrian Keuangan kini telah di serahkan dibawah Otoritas Jasa Keuangan. Regulasi yang diterbitkan juga mengalami perubahan dan penambahan seiring dengan kebutuhan industri, fatwa DSN MUI juga telah bertambah mencapai angka 100 fatwa hingga akhir 2015. Oleh karena nya revisi buku Bank Dan Lembaga Keuangan Syariah ini masih sangat memperlukan revisi untuk menjadikan buku ini lebih lengkap dan memadai. Buku ini terdiri dari sepuluh bab. Bab pertama membahas tentang Konsep Dasar Ekonomi Islam, bab kedua membahas tentang Bank Sentral, bab ketiga membahas tentang Bank Syariah, bab keempat membahas tentang Produk-Produk Bank Syariah, bab kelima membahas tentang BPRS (Bank Pembiayaan Rakyat Syariah), bab keenam membahas tentang Asuransi Syariah, bab ketujuh membahas tentang Perusahaan Pembiayaan Syariah, bab kedelapan membahas tentang Pegadaian Syariah, bab sembilan membahas tentang BMT (Baitul Maal wa Tamwil), bab kesepuluh membahas tentang Pasar Modal Syariah, bab kesebelas membahas tentang Badan Amil Zakat dan bab keduabelas membahas tentang Lembaga Wakaf.

Ketiga hal itu dianggap penting dan menentukan dalam kaitannya dengan
produksi dalam ekonomi Islam, sedangkan kapitalisme maupun sosialisme telah
dianggap gagal dalam menyelesaikan persoalan itu. 2. Muhammad Najatullahi ...

SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI

Buku ini disusun untuk memenuhi kebutuhan Mahasiswa dalam matakuliah Sejarah Pemikiran Ekonomi. Seperti layaknya sebuah buku, maka pembahasan dimulai dengan menjelaskan tujuan yang hendak dicapai dan disertai dengan soal yang mengukur tingkat penguasaan materi setiap topik. Dengan demikian, pengguna buku ini secara mandiri dapat mengukur tingkat ketuntasan yang dicapai oleh Mahasiswa.

Tokoh-tokoh pemikir ekonomi pada masa skolastik yang terkenal yaitu, St.
Albertus magnus (1206-1280) dan Thomas Aquinas (12251274) 3.
Merkantilisme berasal dari kata "Merchant" yang berarti pedagang. Dalam
paham merkantilisme ...

BUKU AJAR SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM

Buku Ajar Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam ini merupakan impian pribadi penulis dan mahasiswa karena kurangnya referensi yang berkaitan dengan materi ini. Sementara pada sisi lain khazanah intelektual yang berkaitan dengan pemikir pemikir ekonomi ini perlu untuk tetap diketahui dan ditransformasikan dari satu generasi ke generasi lainnya agar mahasiswa mengetahui bahwa dunia Islam pernah memiliki generasi emas pada beberapa abad yang lalu dengan pemikiran ekonominya yang sangat brillian.

Buku Ajar Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam ini merupakan impian pribadi penulis dan mahasiswa karena kurangnya referensi yang berkaitan dengan materi ini.

Prinsip Dasar Ekonomi Islam Perspektif Maqashid Al-Syariah

Pada dasarnya maqashid al-syariah merupakan dasar ekonomi Islam yang berasal dari Allah SWT yang bertujuan memberikan kemaslahatan kepada manusia, berupa kebutuhan daruriyah, hajiyah , dan tahsiniyah supaya manusia dapat hidup dalam kebaikan dan menjadi hamba-Nya yang baik. Produksi barang kebutuhan dasar secara khusus dipandang sebagai kewajiban sosial ( fard al-kifayah ) sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui keadilan pendistribusian. Prinsip dasar ekonomi Islam dalam perspektif maqashid al-syariah ini tidak hanya populer di kalangan akademisi, tapi juga populer di kalangan praktisi ekonomi Islam. Prinsip dasar ekonomi Islam ini tidak saja menjadi tujuan dan esensi ekonomi Islam, tetapi juga sebagai dasar bangunan ekonomi Islam. Semakin populernya prinsip ekonomi Islam dalam kegiatan bisnis di Indonesia saat ini, maka dibutuhkan aturan hukum (Islam) yang lugas dan prinsipil bagi masyarakat. Buku ini menyajikan dan membahas kaidah penting seputar prinsip dasar ekonomi Islam dalam perspektif maqashid al-syariah , dengan harapan bisa menginspirasi para akademisi, praktisi bisnis dan keuangan, mahasiswa studi ekonomi dan hukum Islam, serta bagi masyarakat pada umumnya. Buku persembahan penerbit Prenada Media Group.

Prinsip dasar ekonomi Islam dalam perspektif maqashid al-syariah ini tidak hanya populer di kalangan akademisi, tapi juga populer di kalangan praktisi ekonomi Islam.

HADITS AHKAM EKONOMI

Kata Pengantar: Prof. Dr. H.M Anton Athoillah, M.M. (Guru Besar UIN Sunan Djati Bandung)

Sumber Hukum Islam kedua setelah Alquran yaitu Al-Hadits. Dalam segala aspek kehidupan, kita dituntut untuk senantiasa selaras dengan Alquran dan Al-Hadits baik dalam hal ibadah maupun muamalah. Dalam kegiatan ekonomi, pada prinsipnya boleh dilakukan kecuali jika Alquran atau Al-Hadits melarang maka hukumnya menjadi haram sesuai dengan keumuman kaidah fiqih muamalah. Selain membahas tentang kedudukan hadits Nabi, buku ini juga membahas seluruh kegiatan ekonomi mulai dari jual beli, pinjam-meminjam, sewa-menyewa, modal dan investasi, penggadaian, kepemilikan harta, kerja sama bisnis, mekanisme pasar dan sebagainya dipandang dalam perspektif hadits Nabi, mulai dari konsep sampai implementasi hadits-hadits pada setiap kegiatan ekonomi. Dengan demikian, para pembaca bisa menentukan hukum kegiatan ekonomi dalam timbangan hadits yakni dengan mencari hadits-hadits larangan pada kegiatan ekonomi. Dan jika tidak ditemukan larangan maka hukum dikembalikan kepada hukum mubah sebagaimana hukum asal pada kegiatan muamalah. Mata Kuliah Hadits Ekonomi merupakan mata kuliah wajib pada setiap Prodi Ekonomi Syariah, Hukum Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, dan Manajemen Keuangan Syariah yang ada di setiap Perguruan Tinggi ataupun Universitas di Indonesia. Buku ini telah disesuaikan dengan silabus mata kuliah Hadits Ekonomi karena itu buku ini sangat cocok untuk dosen dan mahasiswa, para peneliti, dan para praktisi ekonomi di Lembaga Keuangan dan Bisnis Syariah.

Sumber Hukum Islam kedua setelah Alquran yaitu Al-Hadits.

BAYANI: Memahami Makna Ayat-Ayat Ekonomi dalam Al-Qur’an

Memahami Al-Qur'an tentu saja dibutuhkan waktu yang lama mengingat beberapa keterbatasan seperti penguasaan bahasa Arab beserta berbagai perangkat ilmu tata bahasa lainnya. Luasnya ruang lingkup bahasan Al-Qur'an yang membahas muamalah, mendorong kebutuhan terhadap pemetaan yang secara khusus berbicara berkenaan dengan aktivitas ekonomi. Selain itu, ayat-ayat di dalam Al-Qur'an diturunkan dengan berbagai macam situasi dan kondisi yang melatarbelakanginya sebagai jawaban atas permasalahan yang sedang dihadapi. Hal ini menjadi ilmu dasar untuk memahami Al-Qur'an dengan baik sebelum mengamalkan isinya. Buku BAYANI: Memahami Makna Ayat-Ayat Ekonomi dalam Al-Qur'an menyajikan penjelasan-penjelasan singkat yang berkaitan dengan topik seputar aktivitas transaksional dan ekonomi manusia pada umumnya. Buku ini disusun, pertama untuk bahan kuliah ayat-ayat Iqtishadiyah bagi mahasiswa di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan, khususnya Program Studi Perbankan Syariah. Kedua, untuk para mahasiswa dari perguruan tinggi lain baik PTKIN maupun PTKIS yang ingin memahami ayat-ayat ekonomi. Pembahasan buku ini disajikan secara tematik dan sederhana, artinya tidak terlalu ringkas juga tidak terlalu luas. Bagi mahasiswa yang ingin mengkaji lebih dalam tentang topik kajian dapat merujuk pada buku-buku lainnya.

EKONOMI. ISLAM. Bab. I. A. Pendahuluan Islam mensyariatkan semua sisi
penting kehidupan. Dalam bidang ekonomi, Islam menetapakan aturan
komprehensif tentang rambu-rambu melalui adanya transaksi ekonomi. Konsep
ekonomi ...

Strategi Mengajar Bilingual

Kepastian Hukum Gadai Tanah dalam Islam

Dalam Lisan Al-'Arab Ibnu Mandzur menyatakan bahwa pemilik mutlak segala apa yang ada di muka bumi ini adalah Allah ta'ala yang Maha Suci, Raja diraja, baginya segala kekuasaan (kerajaan), Dialah pemilik (penguasa) hari kiamat. Dia adalah pemilik penciptaan yang berarti pemelihara dan pemilik seluruh alam semesta. Dari ungkapan ini mengindikasikan bahwa kata malaka berarti kepemilikan yang ada pada dasarnya hanya milik Allah ta'ala. Pengelolaan tanah adalah milik Allah, oleh karena itu yang berwenang mengelola tanah adalah negara sebagai pemegang huquq Allah sedangkan individu adalah sebagai haq âdamî, oleh karena itu negara berhak memberikan kepada warga negara yang ditunjuk untuk mengatur dan mengelola tanah tersebut. Negara membutuhkan pengelola tanah terebut dan dipilihlah kepala negara supaya tanah tersebut dijaga dengan baik. Kepala negara memerintahkan kepada menterinya agar membuat aturan-aturan yang berkaitan dengan kebijakan tanah. Menteri bekerjasama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membentuk aturan hukum berupa Undang-undang yang berkaitan dengan tanah, maka dibentuklah Undang-undang Pokok Agraria (UUPA).

Penelitian Internal kampus UMJ dengan judul “Implementasi Undang-undang
Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah (Penelitian Terhadap
Aplikasi Prinsip-Prinsip Syariah Pada Produk Pendanaan dan Pembiayaan BNI
Syariah)” ...

Akuntansi Penghimpunan Dana Bank Syariah

Perkembangan dan pertumbuhan ekonomi dunia yang dinilai sangat spektakuler sekaligus meningkatkan kebutuhan akan pelaku ekonomi serta pihak-pihak yang menjadi pengerak, penopang, pelaksana dari pembangunan itu sendiri. Salah satu pihak yang berperan penting dalam sistem ekonomi itu adalah para pelaku bisnis. Perkembangan ekonomi Islam di dunia maupun di Indonesia memacu pemerintah untuk memberikan regulasi yang jelas sehingga penerapannya dilakukan secara teratur dan terhindar dari hal-hal yang dilarang oleh Al-Quran dan Al-Sunnah. [Penerbit Deepublish, Deepublish, Akuntansi]

Perkembangan dan pertumbuhan ekonomi dunia yang dinilai sangat spektakuler sekaligus meningkatkan kebutuhan akan pelaku ekonomi serta pihak-pihak yang menjadi pengerak, penopang, pelaksana dari pembangunan itu sendiri.

Bisnis berbasis syariah

  • ISBN 13 : 9789790104761
  • ISBN 10 : 9790104766
  • Judul : Bisnis berbasis syariah
  • Pengarang : Prof.Jusmaliani,M.E.,dkk.,  
  • Kategori : [BISNIS SYARIAH]; [Business]
  • Penerbit : Bumi Aksara
  • Klasifikasi : 2x6.3
  • Call Number : 2x6.3 PRO b
  • Bahasa : id
  • Penaklikan : v-225 hlm
  • Tahun : 2008
  • Halaman : 225
  • Halaman : 225
  • Google Book : http://books.google.co.id/books?id=nUymDAEACAAJ&dq=intitle:bisnis+berbasis+syariah&hl=&source=gbs_api
  • Ketersediaan :
    2019-38277-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2017-34606-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0056
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0055
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0054
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0053
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0052
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0051
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0050
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0049
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0048
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0047
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0046
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0045
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0044
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0043
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0042
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0041
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0040
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0039
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0038
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0037
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0036
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0035
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-29034-0034
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2014-476-6-6
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2014-476-6-5
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-9
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-8
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-7
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-6
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-5
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-4
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-3
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-2
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-16
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-15
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-14
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-13
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-12
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-11
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-10
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-476-1-1
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2013-3760.003
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2012-3760.002
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2012-3760.001
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2010-3581.010
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2010-3581.009
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2010-3581.007
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2010-3581.004
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2010-3581.0018
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2010-3581.0017
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2010-3581.0016
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2010-3581.0015
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2010-3581.0014
    (PNJ-pustaka01-00024802) Dipinjam sampai 17-03-2020 pada Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2010-3581.0013
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2010-3581.0012
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2010-3581.0011
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi