Sebanyak 57 item atau buku ditemukan

Metoda Pengumpulan dan Teknik Analisis Data

Buku ini merupakan buku seri ke 3 yang diterbitkan oleh Magister Sains dan Doktor FEB UGM setelah buku yang pertama berjudul Filosofi dan Metodologi Penelitian, dan buku kedua yang berjudul Strategi Penelitian Bisnis. Ketiga buku ini ditulis berdasarkan konsep bawang penelitian (research onion) yang memberikan rerangka bagaimana melakukan penelitian. Menurut konsep bawang penelitian, konsep paling umum yang mendasari semua penelitan adalah fi losofi nya. Filosofi penelitian adalah fi losofi yang digunakan untuk membangun ilmu pengetahuan lewat suatu penelitian. Peneliti harus menentukan fi losofi penelitian yang akan dianutnya, seperti misalnya positivisma, post positivisma, interpretivisma, realisma, pragmatisma, empirisma, idealisma, postmodernisma dan lainnya. Buku pertama yang sudah diterbitkan membahas mengenai fi losofi -fi losofi penelitian ini. Setelah peneliti menentukan fi losofi penelitian sebagai alirannya, tahap berikutnya adalah menentukan strategi penelitiannya. Strategi-strategi penelitian dapat dikelompokkan dalam penelitian kuantitatif (misalnya survei baik survei manual maupun survei internet, studi kasus kuantitatif, eksperimen, analisis sitasi bibliometrik) dan kualitatif (misalnya studi kasus kualitatif, grounded theory, etnografi ). Buku seri ke 2 membahas mengenai strategi-strategi penelitian ini. Setelah strategi penelitian ditentukan, peneliti selanjutnya dapat mengumpulkan data dan menganalisisnya. Untuk ini, peneliti perlu memilih metoda pengumpulan data dan teknik analisis data yang paling sesuai. Buku ketiga ini memfokuskan pada pembahasan ini.

Untuk ini, peneliti perlu memilih metoda pengumpulan data dan teknik analisis data yang paling sesuai. Buku ketiga ini memfokuskan pada pembahasan ini.

John Dee: Interdisciplinary Studies in English Renaissance Thought

Intellectual History and the Identity of John Dee In April 1995, at Birkbeck College, University of London, an interdisciplinary colloquium was held so that scholars from diverse fields and areas of expertise could 1 exchange views on the life and work of John Dee. Working in a variety of fields – intellectual history, history of navigation, history of medicine, history of science, history of mathematics, bibliography and manuscript studies – we had all been drawn to Dee by particular aspects of his work, and participating in the colloquium was to c- front other narratives about Dee’s career: an experience which was both bewildering and instructive. Perhaps more than any other intellectual figure of the English Renaissance Dee has been fragmented and dispersed across numerous disciplines, and the various attempts to re-integrate his multiplied image by reference to a particular world-view or philosophical outlook have failed to bring him into focus. This volume records the diversity of scholarly approaches to John Dee which have emerged since the synthetic accounts of I. R. F. Calder, Frances Yates and Peter French. If these approaches have not succeeded in resolving the problematic multiplicity of Dee’s activities, they will at least deepen our understanding of specific and local areas of his intellectual life, and render them more historiographically legible.

John Dee, Thomas Digges and the Identity of the Mathematician In early 1573
two English mathematical books were being prepared for the press. Though
produced by different printers they were issued as a pair and today are usually
found ...

Issues in English Education in the Arab World

Though diverse, the Arab world boasts a unique culture and native language, both of which are unlike those found in English-speaking countries. Perhaps due to the nature of these differences, Arab-Western relations have been described as existing on one of the world’s great cultural fault-lines. Debate about the potential effects, both positive and negative, of English-medium education and the learning of English in the region’s schools and universities is one expression of this. Even as debate continues, issues of politics, culture, social mobility, and identity are played out in the English language classrooms of the Arab world on a daily basis. The current volume explores some of the concerns related to the place of English and English-medium education in the Arab world. It examines issues of the relationship between English, Arabic, cultural identity and power in the region within a historical and contemporary framework; the experiences of learners from Arabic-medium secondary schools adjusting to English-medium colleges; and the challenges and potential rewards of promoting student-centered classrooms and technology in traditionally teacher-centered environments. These issues are explored from the perspectives of teachers, students, researchers and other stakeholders in Oman, Saudi Arabia, the UAE, and Sudan.

COM Abstract This chapter explores the reasons behind the problems learners in
the official school system in Jeddah, Saudi Arabia, encounter as they learn
English. I do so by conducting interviews with four English language teachers
and administering a questionnaire to thirty-eight English language learners
between the ages of eighteen and twenty-five who went through the different
phases of the Saudi school system in Jeddah. The questionnaire explores the
problems and ...

Parasit aqidah

selintas perkembangan dan sisa-sisa agama kultur

Ceremonies and belief in God of any religion.

Petikan: Dengarlah baik baik dengan telingamu, perkataan baik baik itu,
simaklah dengan seksama, agar kamu dapat menetapkan salah satu dari dua
macam keimanan itu, karena setiap manusia, hendaklah menentukan faham
pendiriannya, sebelum L: fana, agar masing masing orang berketentuan nasib
dengan ikhtiarnya sendiri. Maka dua ruh dalam'wujud ini, yakni baik dan -buruk,
senantiasa berfikir, berkata dan bekerja, pemikir telah pilih di antara keduanya-
itu dan tepatlah ...

Setiap Pemimpin Harus Baca Buku Ini: The New Art of the Leader

Bill Cohen sangat memahami apa yang membuat seseorang bisa menjadi seorang pemimpin hebat dibandingkan apa yang saya ketahui." Jenderal Frederick Kroesen, Mantan Komandan Angkatan Darat AS "Cohen adalah sosok yang luar biasa dalam menjunjung tinggi nilai moral dan kemanusiaan. Selain di dunia militer, cara kepemimpinan yang Cohen ajarkan juga bisa dengan mudah dipraktikkan oleh para pemimpin sipil, baik dipemerintahan maupun di dunia bisnis sektor swasta." Entrepreneur Magazine "Cohen membuat "Patokan" bagaimana cara memimpin yang baik dengan kalimat yang mudah dipahami yang kedahsyatannya bisa Anda buktikan sendiri. Cahen menyajikan contoh kasus kepemimpinan beragam kondisi, entah dalam kondisi yang baik, maupun kondisi terburuk; dari medan perang hingga keputusan krusial di tingkat petinggi perusahaan." Publishers Weekly Buku ini direkomendasikan menjadi bacaan wajib para pemimpin karena berisi beragam contoh kasus kepemimpinan dalam beragam situasi, dari medan tempur hingga pengambilan keputusan di beberapa perusahaan ternama. 8 Hukum Kepemimpinan yang diulas secara detil dalam buku ini mengedepankan nilai integritas, moral, kehormatan, dan kemanusiaan. Buku ini diharapkan menjadi "cetak-biru" yang mudah dipahami dan dipraktikkan oleh Anda yang ingin melibatkan diri dan memikul tanggung jawab sebagai pemimpin yang baik. Mayjen (Purn) Angkatan Udara A.S., William A. Cohen, Ph.D., seorang lulusan Akademi Militer West Point yang terlibat dalam berbagai pertempuran ketika aktif berdinas di Angkatan Udara Amerika Serikat. Setelah pension, Cohen dipercaya memegang kepemimpinan puncak di beragam perusahaan dan organisasi, dari rektor universitas sampai presiden direktur perusahaan. Cohen salah seorang pejabat senior West Point Society, Los Angeles. Ia telah menulis lebih dari 50 judul buku bertema bisnis dan kepemimpinan. Saat ini, Cohen menjadi seorang dosen (profesor) yang membawakan mata kuliah Marketing dan Kepemimpinan di California State University, Los Angeles. -Tangga Pustaka-

KEPEMIMPINAN. Kepemimpinan. memiliki kekuatan yang luar biasa. Ia dapat
membuatperbedaan antara kesuksesan dan kegagalan dalam segala hal yang
Anda kerjakan untuk diri Anda sendiri ataupun untuk kelompok Anda. Saya tahu
bahwa ini merupakan pernyataan yang berlebihan, tapi di bab ini saya akan
memberikan contoh untuk membuktikan kebenaran pernyataan tersebut.
Kemudian, saya juga akan memperlihatkan kepada Anda bahwa menjadi
pemimpin kelas- ...

The Unity of Mind, Brain and World

Current Perspectives on a Science of Consciousness

Issues concerning the unity of minds, bodies and the world have often recurred in the history of philosophy and, more recently, in scientific models. Taking into account both the philosophical and scientific knowledge about consciousness, this book presents and discusses some theoretical guiding ideas for the science of consciousness. The authors argue that, within this interdisciplinary context, a consensus appears to be emerging assuming that the conscious mind and the functioning brain are two aspects of a complex system that interacts with the world. How can this concept of reality - one that includes the existence of consciousness - be approached both philosophically and scientifically? The Unity of Mind, Brain and World is the result of a three-year online discussion between the authors who present a diversity of perspectives, tending towards a theoretical synthesis, aimed to contribute to the insertion of this field of knowledge in the academic curriculum.

A centrally located neural space organized as a rotation-based geometry is
partitioned into three nested zones around the egocentric origin: egocenter, body
zone (here represented by the head alone), and world zone. The latter two house
spatial maps supplied with veridical content reflecting circumstances pertaining
to the physical body and its surrounding world, respectively. In this mapping,
global sensory motion is reflected as movement of the body alone relative to the
world, ...