Sebanyak 60 item atau buku ditemukan

The Unity of Mind, Brain and World

Current Perspectives on a Science of Consciousness

Issues concerning the unity of minds, bodies and the world have often recurred in the history of philosophy and, more recently, in scientific models. Taking into account both the philosophical and scientific knowledge about consciousness, this book presents and discusses some theoretical guiding ideas for the science of consciousness. The authors argue that, within this interdisciplinary context, a consensus appears to be emerging assuming that the conscious mind and the functioning brain are two aspects of a complex system that interacts with the world. How can this concept of reality - one that includes the existence of consciousness - be approached both philosophically and scientifically? The Unity of Mind, Brain and World is the result of a three-year online discussion between the authors who present a diversity of perspectives, tending towards a theoretical synthesis, aimed to contribute to the insertion of this field of knowledge in the academic curriculum.

A centrally located neural space organized as a rotation-based geometry is
partitioned into three nested zones around the egocentric origin: egocenter, body
zone (here represented by the head alone), and world zone. The latter two house
spatial maps supplied with veridical content reflecting circumstances pertaining
to the physical body and its surrounding world, respectively. In this mapping,
global sensory motion is reflected as movement of the body alone relative to the
world, ...

Brain and Being

At the Boundary Between Science, Philosophy, Language and Arts

This book results from a group meeting held at the Institute for Scientific Exchange in Torino, Italy. The central aim was for scientists to “think together” in new ways with those in the humanities inspired by quantum theory and especially quantum brain theory. These fields of inquiry have suffered conceptual estrangement but now are ripe for rapprochement, if academic parochialism is put aside. A prevalent theme of the book is a moving away from individual elements and individual actors acting upon each other, toward a coordinate hermeneutic dynamics that manifests as a coherent totality. Among the topics covered are image in photography and in neuroscience; language; time; brain and mathematics; quantum brain dynamics and quantum communication.

"Istituto di Fisica Teorica, Napoli, Italy bGruppo Nazionale di Cibernetica del CNR
On the basis of a recent physical theory of many-body problems developed in our
Institute,1 a model of the brain is formulated, and it is shown how some of its
typical features, such as learning and memory processes, find therein a natural
and simple explanation. In the Appendix a short surview of the necessary
mathematical formalism is finally given. 1. Introduction Although nowadays the
study of ...

Akses Keadilan dan Migrasi Global

Kisah Perempuan Indonesia Pekerja Domestik di Uni Emirat Arab

Mereka diinginkan karena beragama sama, rajin bekerja, patuh, dan mau dibayar murah. Akan tetapi dalam waktu yang sama mereka ditempatkan sebagai orang yang berbeda, di-liyan-kan, dilekati stereotipe dan stigma sebagai perempuan murahan, terbelakang, dan bodoh. Mengapa? Karena mereka berasal dari ras, etnik, nasionaliti, kelas yang berbeda, dan perempuan! Tanah Arab sebagai tujuan kerja memang menjadi pilihan mereka, karena berbagai harapan yang terkait dengan identitas religiositas. Tanah Arab dipandang sebagai Tanah Harapan, Tanah Suci, Namun mereka sama sekali tidak memiliki pemahaman tentang konteks sosial dan budaya Arab, suatu pengetahuan yang sangat penting sebelum berangkat. Di samping tentu saja ketiadaan pengetahuan tentang hukum yang bisa diakses untuk melindungi mereka di negara tujuan. Mereka menjadi terkejut karena ternyata justru di Tanah Harapan, mereka tidak memperoleh kesempatan bahkan untuk bersembahyang lima waktu, suatu praktik keagamaan yang biasa mereka lakukan di kampung halaman. Beban kerja yang berlebihan dan jam kerja yang panjang adalah salah satu kenyataan yang harus mereka hadapi. Perjalanan migrasi bukan hanya persoalan tarikan remitansi yang begitu kuat, tetapi juga merupakan konstruksi kelindan sosial yang terbangun di antara perempuan dengan berbagai pihak yang terkait dalam “bisnis migrasi”. Migrasi para perempuan telah menciptakan mata rantai kehidupan bagi banyak orang sejak dari kampung halaman sampai negara tujuan. Konstribusi mereka di pasar global berupa menggantikan peran produksi dan reproduksi perempuan di negara kaya. Karena keberadaan mereka, perempuan di negara kaya bisa melepaskan diri dari peran-peran tradisional selama berabad-abad, dan bisa menikmati dunia materi: barang, jasa, dan peluang-peluang, yang disediakan oleh ekonomi modern global. Konstruksi budaya dan hukum tentang “siapa perempuan pekerja domestik” itu merefleksikan akses keadilan bagi mereka. Keadilan tidak identik dengan konteks “berhasil”, yang dimaknai secara sempit dan dangkal sebatas “membawa pulang gaji dengan selamat”. Keadilan substansial adalah memberi perlindungan hukum dan menjamin hak-hak dasar mereka sebagai manusia yang bekerja. Studi ini mengkaji akses keadilan bagi perempuan pekerja migran domestik, dengan keempat pilarnya: (1) tersedianya hukum yang menjamin keadilan, (2) pengetahuan hukum, (3) identitas hukum, dan (4) bantuan hukum.

Bahkan, almarhum Presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Zayed berpendapat bahwa
baik laki-laki maupun perempuan harus berperan dalam masyarakat. Zayed
mengakui bahwa ... Islam mengakui hak perempuan, dan mendorong
perempuan untuk bekerja di semua sektor selama mereka diberi penghargaan
yang seharusnya. Peran dasar ... Laporan SIGI (Indeks Institusi Sosial dan
Gender), Persamaan Gender dan Institusi Sosial di Uni Emirat Arab, 2008. 24
Anonim, “Status ...

Komunikasi Politik Soekarno

Mengguncang Dunia Lewat Pidato dan Tulisan

  • ISBN 13 : 9786027973190
  • Judul : Komunikasi Politik Soekarno
  • Sub Judul : Mengguncang Dunia Lewat Pidato dan Tulisan
  • Pengarang : Roni Tabroni,  
  • Kategori : Komunikasi; POLITIK
  • Penerbit : Simbiosa Rekatama Media
  • Klasifikasi : 320.014
  • Call Number : 320.014 RON k
  • Bahasa : Indonesia
  • Penaklikan : vi + 350 hlm ,; 21 cm
  • Tahun : 2015
  • Halaman : 350
  • Halaman : 350
  • Ketersediaan :
    2018-35972-0010
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35972-0009
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35972-0008
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35972-0007
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35972-0006
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35972-0005
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35972-0004
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35972-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35972-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35972-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi

Dictionnaire de l'oeuvre de Khalil Gibran

Si le petit livre " Le Prophète ", chef-d'œuvre de Gibran, est cet Arbre géant qui cache derrière lui toute la forêt de la pensée de son auteur, ce dictionnaire se veut être une invitation à un survol de cette foret avec tout ce qu'elle contient comme arbres et arbrisseaux, brins d'herbes et fleurs, bestiaux et rivières qui incarnent dans des aphorismes ou des poèmes ailés, dans des paraboles ou des contes ruisselants, dans des rais embaumés ou des tirades stridentes. Cette anthologie mise en dictionnaire, puise dans I'ensemble des œuvres de Khalil Gibran publiés en langues arabe et anglaise de son vivant ainsi que dans ses oeuvres posthumes auxquelles s'ajoutent ses articles dans la presse levantine et américaine et ses multiples correspondances ainsi que ses conversations rapportées et ses manuscrits inédits. Elle se décompose en plus de 400 mots clés distincts qui s'égrainent sur plus de 600 articles. Cette sélection de grands thèmes évocateurs constitue la fine fleur de ses écrits. il a pour but d'offrir à tout intéressé une connaissance panoramique de la pensée de Khalil Gibran avec un accès pratique, suivant un ordre alphabétique. " je suis venu dire un seul mot ", disait Gibran. Ce dictionnaire voudrait en reconstituer les multiples échos à travers son chapelet de mots clés qui brûlent de rendre hommage à l'amour et à la beauté qui nous fondent.

Si le petit livre " Le Prophète ", chef-d'œuvre de Gibran, est cet Arbre géant qui cache derrière lui toute la forêt de la pensée de son auteur, ce dictionnaire se veut être une invitation à un survol de cette foret avec tout ce qu ...

The Improbable Adventures of Sherlock Holmes

The game is afoot! Night Shade Books is proud to present the fantastic adventures of the world's greatest detective — mystery, fantasy, science fiction, horror, no genre can escape the esteemed detective's needle-sharp intellect and intuition. This reprint anthology showcases the best Holmes short fiction from the last 25 years, featuring stories by such visionaries as Stephen King, Neil Gaimen, Laura King, and many others.

It is the London of 1895, the London that will bring a stream of unusual characters
to 221B Baker Street seeking help from the world's first and greatest consulting
detective, Mr. Sherlock Holmes. When Arthur Conan Doyle (1859–1930) first
created the great detective, little did he know that he was beginning a series of
stories that would still be read some 120odd years later. But Conan Doyle was an
inventive writer, and the characters that filled his stories gripped the imagination
of his ...

Lingkaran aur padang cintamu

"Sudah lama Papa dan Ibumu tidak ke sini, ke mana sih ....?" tanya Rosalina. "
Papa sudah tiga bulan di Singapura. Kantor pusat mereka dipindahkan ke sana".
"Ibumu juga ikut ?" "Tidak", tanpa papa, ibu susah diajak. "Ibumu baik sekali Rika
, andaikata beliau ibuku aku pasti akan bahagia". "Ya, aku juga bahagia, walau
beliau bukan ibu kandungku. Tapi aku mendapatkan kasih sayang yang
melebihi segala-galanya dan aku tidak pernah merasakan bahwa beliau adalah
ibu tiriku".

Titik silang jalan kekuasaan tahun 1966

mitos dan dilema : mahasiswa dalam proses perubahan politik, 1965-1970

Role and position of Indonesian student movements in political change during the early period of New Order era, 1965-1970.

... 1945- 1947, pernah menjadi anggota Masjumi (Madjelis Sjuro Muslimin
Indonesia) - memproklamasikan Negara Islam Indonesia (NII), suatu awal
menuju konflik berdarah lainnya yang berkepanjangan. Sejak beberapa waktu
sebelum itu, tatkala pasukan-pasukan Siliwangi hijrah ke Jawa Tengah dalam
rangka perjanjian Renville, pada daerah-daerah kantong yang kosong, muncul
kesatuan-kesatuan bersenjata yang menamakan diri Darul Islam - Tentara Islam
Indonesia (DI-TII).