Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

Cermin Hati: Satu Akhlak Al-Karimah, Sejuta Hikmah

Gus Mus pernah bilang, “Kalau kita ingin melihat wajah kita sendiri, biasanya kita bersendiri dengan kaca ajaib yang lazim kita sebut cermin. Dari cermin itu kita bisa melihat dengan jelas apa saja yang ada di wajah kita; baik yang menyenangkan maupun yang tidak. Bahkan mungkin membuat kita malu.” Sungguh, kalau kita renungkan, makna dawuh Gus Mus tersebut begitu dalam. Nabi Muhammad saw., sendiri pernah bersabda, “Al-Mu’minu mirah al-mu’min” (Orang mukmin adalah cermin orang mukmin lain). Atau juga “Inna ahadukum mirah alakhikhi” (Sesungguhnya salah seorang di antara kamu adalah cermin saudaranya). Maka dari itu, melalui buku ini kita akan diajak untuk belajar bersyukur, bermuhasabah, dan lain-lain, karena hidup memang harus disyukuri dan dimaknai. Insya Allah, kita akan menemukan cermin hati yang memantulkan pribadi baik kita dan saudara-saudara kita. Menjadi manusia yang saling bercermin satu sama lain untuk kebaikan sesama dan bersama. Cermin yang bening akan akhlak al-karimah dan memantulkan sejuta hikmah. Mumpung masih hidup di dunia, mari kita nandur kebaikan biar nanti kita panen di akhirat. Mari menanam kebaikan di dunia, untuk menuai kebaikan di akhirat. Seperti kata pepatah, al-dunya mazra’ah al-akhirat (dunia itu ladang akhirat). Oleh karena itu, man yazra’ yahshud! Siapa menanam, maka menuai! Selamat membaca.

Gus Mus pernah bilang, “Kalau kita ingin melihat wajah kita sendiri, biasanya kita bersendiri dengan kaca ajaib yang lazim kita sebut cermin.