Sebanyak 6 item atau buku ditemukan

Sosiologi Dakwah

Rekonsepsi, Revitalisasi, dan Inovasi

Sosiologi Dakwah

  • ISBN 13 : 9789796921546
  • Judul : Sosiologi Dakwah
  • Pengarang : Acep Aripudin,  
  • Penerbit : PT Remaja Rosda Karya
  • Klasifikasi : 2X7.2
  • Call Number : 2X7.2 ACE s
  • Bahasa : Indonesia
  • Penaklikan : 158 hlm; 23,5 cm
  • Tahun : 2016
  • Halaman : 0
  • Ketersediaan :
    2018-36347-0011
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36347-0010
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36347-0009
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36347-0008
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36347-0007
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36347-0006
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36347-0005
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36347-0004
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36347-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36347-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36347-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi

Pengantar Sosiologi Dakwah

Sosiologi dakwah merupakan salah satu matakuliah yang diajarkan di perguruan tinggi negeri maupun swasta, memberikan pemahaman kepada mahasiswa; untuk mengungkap masalah sosial yang terjadi pada masyarakat modern dan tradisional yang terkait dengan masalah dakwah, dan upaya yang dilakukan pelakudakwah dalam memberikan solusi terhadap masalah sosial dengan menggunakan pendekatan Teori Sosiologi dan Al-Quran maupun Hadis. Matakuliah Pengantar Sosiologi Dakwah membuka tabir dan memberikan solusi terhadap masalah sosial yang selama ini membelenggu kehidupan masyarakat. Ada beberapa hal yang dilihat terkait dengan Sosiologi Dakwah di antaranya isu-isu dakwah global dan klasik yang terkait perubahan sosial, konflik, keberagamaan, budaya, ekonomi, politik, kesehatan sosial, kemiskinan, dan teori-teori sosial. Solusi langkah strategi yang dilakukan pelaku dakwah agar masalah sosial dapat teratasi dengan cepat, yakni lewat media yang digunakan, materi yang menzaman, dan pendekatan persuasifyang menarik. Tujuan utama buku Pengantar Sosiologi Dakwah untuk memberikan solusi terhadap masalah dakwah yang muncul di tengah masyarakat plural, sehingga dalam merealisasikan dakwah para dai (pelaku dakwah), rnadu (objek dakwah), rnaddah (materi dakwah), wasilah (media dakwah), thariqah (metode), dan atsar (efek dakwah) terjadi kombinasi, sehingga dakwah dapat tercapai dengan baik. Sebab arah tujuan dakwah berangkat dari kondisi masyarakat dan hasilnya juga akan memberikan manfaat terhadap kemajuan masyarakat. Dengan demikian, polarisasi peningkatan kualitas pelaku dakwah dalam bidang Sosiologi senantiasa ditingkatkan, sehingga dalam melaksanakan tugas dakwah cepat dan tepat dalam kehidupan bermasyarakat.Ê --- Penerbit Kencana Prenadamedia Group

Dalam hal ini, ilmu dakwah sama dengan ilmu-ilmu keislaman yang lain, seperti
fikih, ilmu kalam, tafsir dakwah, dan Hadis dakwah. Ilmu-ilmu keislaman ini
memiliki objek material yang juga adalah Al-Qur'an dan Hadis. Jadi, ilmu dakwah
adalah satu rumpun dengan ilmu-ilmu tersebut. Ketika ilmu dakwah masuk
dalam kategori ilmu agama, maka ia bertitik tolak dari Al-Qur'an dan Hadis
melalui pemikiran logis deduktif. Dengan demikian, dakwah dianggap kurang
mampu mencapai ...

Sosiologi Dakwah Rekonsepsi, Revitalisasi, dan Inovasi

Secara lebih jauh, buku ini mencoba mengidentifikasi sejumlah problem sosiologis dakwah, baik pesan maupun formula yang selama ini cenderung kaku, baku, beku, dan membisu. Semua itu diduga kuat terjadi karena salah urus alias mismanagement. Berangkat dari persoalan itu, buku ini hendak mengabarkan sekaligus menawarkan formula baru dakwah yang lebih atraktif, kreatif, dan supermotivatif.

Sejatinya, dakwah dapat dipandang sebagai sebuah realitas. Dan sebagai
sebuah realitas, dakwah dapat dikaji dan dijelaskan melalui berbagai perspektif,
seperti perspektif sosiologi, antropologi, sejarah, politik, dan –tentu saja-filsafat.