Sebanyak 13 item atau buku ditemukan

"Membumikan" Al-Quran

Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat

Apabila Anda membaca Al-Quran, maknanya akan jelas di hadapan Anda. Tetapi, bila Anda membacanya sekali lagi, Anda akan menemukan pula makna-makna lain yang berbeda dengan makna sebelumnya. Demikian seterusnya, sampai-sampai Anda dapat menemukan kata atau kalimat yang mempunyai arti bermacam-macam, yang semuanya benar atau mungkin benar. Ayat-ayat Al-Quran bagaikan intan: setiap sudutnya memancarkan cahaya yang berbeda dengan apa yang terpancar dari sudut-sudut lainnya. Dan tidak mustahil, bila Anda mempersilakan orang lain memandangnya, ia akan melihat lebih banyak ketimbang apa yang Anda lihat. `Abdullah Darraz Buku ini adalah karya seorang pakar tafsir dan ilmu-ilmu Al-Quran dalam upaya kerasnya memancarkan kilau cahaya sudut-sudut penting "intan" yang dikandung Al-Quran. Berasal dari enam puluh lebih makalah dan ceramah yang pernah disampaikan oleh penulisnya pada rentang waktu 1975 hingga 1992, tema dan gaya pembahasan buku ini terpola menjadi dua bagian. Di bagian pertama, secara efektif dan efisien, penulis menjabarkan dan membahas pelbagai "aturan main" berkaitan dengan cara-cara memahami Al-Quran. Di bagian kedua, secara jenial, penulis mendemonstrasikan keahliannya dalam memahami, sekaligus juga mencarikan jalan keluar bagi, problem-problem intelektual dan sosial yang muncul di dalam masyarakat dengan berpijak pada "aturan main" Al-Quran. Meskipun belum semua problematik di seputar studi-studi Al-Quran, keislaman, dan kemasyarakatan terungkap secara menyeluruh, namun buku ini diharapkan dapat mengantarkan para peminat studi Al-Quran pada khususnya dan studi keislaman pada umumnya untuk melangkah lebih jauh dan terarah. Sebuah buku penting dan langka di bidangnya serta ditulis oleh seorang pakar yang juga langka di bidangnya. [Mizan, Pustaka, Referensi, Agama]

Apabila Anda membaca Al-Quran, maknanya akan jelas di hadapan Anda.

Rekonstruksi Sejarah al-Quran

Buku ini berupaya merekonstruksi perjalanan historis al-Quran yang diharapkan dapat bertahan terhadap kritik sejarah sekaligus bisa berhadapan dengan berbagai prasangka “ilmiah” Barat. Masalah-masalah utama dalam pewahyuan al-Quran serta pengumpulan dan stabilisasi teksnya menjadi fokus kajian dalam buku ini. Dengan demikian, obyek studi ini mencakup keseluruhan etape perjalanan kesejarahan al-Quran, dan hasilnya diharapkan memberikan kontribusi signifikan di bidang sejarah kitab suci kaum Muslim. Sesuai dengan tujuan utamanya, penulis buku ini berpegang ketat pada pendekatan sejarah. Namun, karena beberapa aspek dari sejarah melibatkan intensitas pemahaman keagamaan, maka interpretasi yang dilakukan tidak bersifat historis semata, melainkan juga bersifat islami. Data kesejarahan tidak diperlakukan sebagai sekadar data mati untuk dianalisis, tetapi sebagai sesuatu yang memiliki implikasi religius bagi masa depan kaum Muslim dan kitab sucinya. Karena itu, buku ini juga bersifat preskriptif dan diharapkan bisa menyumbangkan perspektif-perspektif baru dan segar dalam studi-studi al-Quran.

Nama alternatif lain yang digunakan untuk al-Quran, menurut mayoritas sarjana
Muslim, adalah furqan (QU: *). Para mufassir Muslim berupaya mengaitkan
istilah ini dengan kata kerja faraga, “diskriminasi, memisahkan, membedakan,”
dan menjelaskannya memiliki makna teologis “pembeda antara yang hak dan
batil.” Namun, makna semacam ini barangkali tidak dapat ditemukan dalam
penggunaan kata furqan oleh al-Quran. Dalam sejumlah konteks di mana kata
furqan dikaitkan ...

Ilmu Sihir dan Penangkalnya : Tinjauan al-Qur'an, Hadits dan Ulama

  • ISBN 10 : 9796260018
  • Judul : Ilmu Sihir dan Penangkalnya : Tinjauan al-Qur'an, Hadits dan Ulama
  • Pengarang : Wahid Abdussalam Baly,  
  • Kategori : Al -Quran
  • Penerbit : Logos
  • Klasifikasi : 2X3
  • Call Number : 2X3 WAH i
  • Bahasa : id
  • Edisi : Ketiga
  • Penaklikan : x + 189 hlm ; 21 cm,
  • Tahun : 1993
  • Halaman : 189
  • Halaman : 189
  • Ketersediaan :
    2020-38984-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0052
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0051
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0050
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0049
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0048
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0047
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0046
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0045
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0044
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0043
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0042
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0041
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0040
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0039
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0038
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0037
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0036
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0035
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0034
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0033
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0032
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0031
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0030
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0029
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0028
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2015-28008-0027
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2012-0327.026
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.025
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.024
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.023
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.022
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.021
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.020
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.019
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.018
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.017
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.016
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.015
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.014
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.013
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.012
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.011
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.010
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.009
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.008
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.007
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.006
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.005
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.004
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.003
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.002
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi
    2009-0327.001
    Tersedia di Pustaka Garegeh - IAIN Bukittinggi