Sebanyak 127 item atau buku ditemukan

Menara Mesjid Kudus dalam tinjauan sejarah dan arsitektur

Dari seluruh potensi kerajaan - kerajaan Islam kecil di sepanjang pesisir Pulau ... ke Malaka dan Trenggono ke Timur , selain bermotif politik dan ekonomi ,.

Arsitektur tradisional Minangkabau

nilai-nilai budaya dalam arsitektur rumah adat

Masuknya Agama Islam ke Minangkabau dengan mudah dapat di terima karena ... sumber ekonomi seperti sawah ladang pemanfaatanya terutama untuk kaum ibu ...

Arsitektur tradisional Madura, Sumenep

dengan pendekatan historis & deskriptif

Hal ini mengingatkan gaya Islam . Diteras depan tampak juga ... Kemampuan dalam bidang ekonomi dapat dikatakan lumpuh . Sedangkan keahlian dari bidang agama ...

Pasang-surut arsitektur di Indonesia

Architecture in Indonesia.

Di sini agraris , tingkat ekonomi yang ti- but tadi , kita bisa melihat bahwa kita ... periode Islam kita ini agak dipinggirkan ( atau mungtu orang saja .

Menelusuri arsitektur masyarakat Sunda

Vernacular architecture of Sundanese people in Jawa Barat.

... KEGIATAN KEMASYARAKATAN FORMAL ( PEMERINTAHAN ) EKONOMI : KEGIATAN BERDAGANG Tabel ... masa agama Islam ( 1500-1800 M ) dengan Sang Hyang Siksa Kandang ...

Sejarah, teori, dan kritik arsitektur, 2010

History, theory, and criticism on architecture in Indonesia, 2010.

Selain bangunan rumah tinggal , bangunan mesjid merupakan tonggak lain
dalam perkembangan sejarah arsitektur ... Keberadaannya dimungkinkan
karena adanya nilai - nilai baru yang masuk melalui penyebaran agama Islam .
... Kotakota yang lokasinya berdekatan dengan produksi komoditas hasil bumi ,
yang menjadi sumber pendapatan utama daerah ... perujudan arsitektur
bangunan dan kota dalam hubungannya dengan kejayaan dan kemakmuran
ekonomi daerah / kota .

PERDAGANGAN INTERNASIONAL KESULTANAN BANTEN AKHIR ABAD XVI-XVII

Buku ini merupakan kajian dari sebuah penelitian untuk menyelesaikan tugas akhir mahasiswa pascasarjana (TESIS) yang berjudul “Perdagangan Kesultanan Banten Akhir Abad XVI-XVII” yang diterbitkan dengan judul yang sama. Karya ini bertujuan untuk menggambarkan ekonomi di Kesultanan Banten. Dalam perkembangannya, Kesultanan Banten menjelma sebagai Bandar perdagangan internasional di akhir abad XVI-XVII sebab Banten dikunjungi oleh banyak pedagang Arab, Persia, Gujarat, Cina, Turki, pedagang dari Eropa dan beberapa pedagang lainnya. Adapun beberapa komoditas ekspor-impor seperti lada, gula dan beras menjadikanya primadona rempah-rempah yang banyak dicari oleh para pedagang mancanegara. Untuk membangun kemajuan Kesultanan Banten, diberlakukanlah beberapa kebijakan ekonomi-politik yang mengatur perdagangan dengan bertujuan untuk menekan monopoli yang dilakukan oleh para pedagang mancanegara.

Dalam perkembangannya, Kesultanan Banten menjelma sebagai Bandar perdagangan internasional di akhir abad XVI-XVII sebab Banten dikunjungi oleh banyak pedagang Arab, Persia, Gujarat, Cina, Turki, pedagang dari Eropa dan beberapa pedagang ...

PENUNTUN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN KOMPUTER

Pada buku “Penuntun Praktikum Pemrograman Komputer” ini digunakan software Visual Basic 6.0. untuk pemrograman komputer. Pada penuntun praktikum ini dipaparkan tentang pemrograman komputer dalam bentuk FORM-ACTIVATE, pemrograman komputer dengan TOOLBOX, FUNGSI pada VISUAL BASIC, program lompatan pada VISUAL BASIC, ikal (looping) pada VISUAL BASIC, dan variabel berindeks pada VISUAL BASIC.

Pada penuntun praktikum ini dipaparkan tentang pemrograman komputer dalam bentuk FORM-ACTIVATE, pemrograman komputer dengan TOOLBOX, FUNGSI pada VISUAL BASIC, program lompatan pada VISUAL BASIC, ikal (looping) pada VISUAL BASIC, dan ...

Arsitektur Masyarakat Agraris dan Perkembangannya

rsitektur hadir dalam kehidupan manusia sebagai kebutuhan dasar akan hunian. Perkembangan kebudayaan dalam masyarakat biasanya diikuti pula perkembangan ciri arsitekturnya. Hal tersebut merupakan bukti bahwa arsitektur tidak bisa dilepaskan dari kebudayaan masyarakatnya. Melihat kebudayaan bukan hanya terpatri pada kebiasaan masa lalu, akan tetapi lebih pada karakter dasar yang membentuk masyarakat tersebut, salah satunya adalah masyarakat agraris. Kebiasaan yang terbentuk melalui pengelolaan dan penyesuaian terhadap potensi alam melahirkan budaya yang arif dalam berkehidupan. Berbagai bentuk penghargaan sebagai wujud rasa syukur diwujudkan melalui beragam tradisi yang berkembang di masyarakat agraris. Arsitektur sebagai bagian dari budaya tersebut tidak luput dari sentuhan tangan arif sehingga melahirkan hunian yang berkarakter. Beragam variasi hunian juga dimenggambarkan semakin berkembangnya kebudayaan dalam masyarakat agraris tersebut. Melalui tradisi tutur, hunian bahkan juga turut memperkaya khasanah budaya kita, terlihat dari bagaimana transfer knowledge yang dilakukan masyarakat agraris meskipun tanpa tradisi tulisan, namun dapat tersampaikan antargenerasi. Dalam buku ini dijelaskan bagaimana budaya masyarakat agraris terbentuk, kemudian melahirkan ruang-ruang huniannya hingga perkembangannya kini terutama setelah lahirnya industri menyentuh kebudayaan mereka.