Sebanyak 8 item atau buku ditemukan

Refleksi seni rupa Indonesia

Collection of articles on Indonesian art.

Oleh karena itu, guru atau pamong seni rupa harus memiliki kemampuan
mendidik untuk mencapai tujan tersebut. ... Ketinggalan dalam kreativitas dan
apresiasi seni dari anak-anak dan kawula muda juga disebabkan karena
kurangnya ...

Pameran Seni Rupa Festival Kesenian Yogyakarta VIII 1996

pameran lukisan, patung, grafis dan kriya seni di Benteng Vredeburg 7 Juni - 7 Juli 1996 : pameran seni rupa kontemporer di Taman Budaya Yogyakarta, 7-16 Juni 1996

Sujoyono tak puas dengan pelukis-pelukis yang terbuai dengan kehalusan mooi
Indie. Sebagai reaksi, ia lalu mengekspresikan diri dalam lukisan-lukisan yang
bernada realisme sosial. Dan Dullah tekun mendidik anak-anak untuk merekam
 ...

Seni rupa Indonesia dan pembinaannya

Kegiatan dalam pendidikan seni-lukis anak-anak tidak hanya dilakukan oleh
lembaga-lembaga swasta tetapi juga ... seperti apa yang dilakukan oleh Sdr.
Mandra dari Kamasan, Bali, yang mendidik anak-anaknya dalam seni lukis Bali
klasik ...

Desain dan dunia kesenirupaan Indonesia dalam wacana transformasi budaya

Cultural transformation in Indonesian art.

Di pihak lain, kemunduran keterampilan menggambar dan ide-ide kreatif banyak
disorot oleh berbagai pihak, terutama ketika boom komik Jepang dan karya film
kartun luar negeri mendominasi dunia grafis tanah air. Selain itu, gencarnya ...

Ekspresi seni orang miskin

adaptasi simbolik terhadap kemiskinan

Art and the poor in urban areas, research on symbolism in art in Kabupaten Kendal, Indonesia.

Perhatikan syair lagu dangdut, yang dipetik dari judul Sepiring Berdua di bawah
ini: Pabila kuingat dirimu/ Di saat pertama hidup, sengsara/ Makan sepiring kita
berdua/ Tidur pun setikar bersama/ Diriku merasa bahagia/ Mendampingi dirimu/
 ...

Jaringan makna tradisi hingga kontemporer

kenangan purna bakti untuk Prof. Soedarso Sp., M.A.

History and development of Indonesian art; festschrift in honor of Soedarso Sp., a retired lecturer in history.

... yaitu penambahan rumpaka (baca: Sya'ir lagu). Kata-kata seperti: bapa, ibu,
dunungan, wong manis, jangkung, jungjunan sudah menjadi kata-kata
tambahan yang biasa diucapkan oleh setiap sinden pada waktu menyajikan lagu
. Kata-kata tambahan itu mulanya bersifat samar, seperti bapa tidak ditujukan
kepada seseorang. Dalam bajidoran, tambahan rumpaka lebih diperkaya lagi,
sifatnya transparan, seperti bapa haji Badut Purwakarta, atau bapa lurah Entang
Waru Doyong, ...