Sebanyak 10 item atau buku ditemukan

Mengenal Batak

Berbeda pula akibat hukumnya bila perceraian itu datangnya atas kemauan
sepihak dari keluarga si suami, dalam kejadian demikian ini akan lebih menonjol
kewajiban dari pada hak dipihak sisuami untuk dipersembahkan kepada pihak
keluarga siiteri. Bahwa perasaan enggan sisuami untuk menceraikan iste- ri oleh
suku bangsa Batak bukan semata-mata berdasaikan karena takut pada adat
naluri, melainkan disamping perasaan peri kemanusiaan atas perasaan diri
pribadi yang ...

Aneka ragam, ilmu pengetahuan budaya Batak

Socio-culture of Batak ethnic group of North Sumatra, Indonesia.

Ladang dan huta, menjadi warisan khusus/diatur oleh laki-laki siangkangan ( =
sihahaan) SIAMPUDAN : Anak bungsu (bontot). Biasanya amat disayang
orangtuanya, dan jadi kemanja-manjaan. Apalagi bila anak sulung itu seorang
wanita.

Kekristenan dan adat budaya Batak dalam perbincangan

Influence of social values, customs, and traditions of Batak people on their Christian community in Indonesia.

Influence of social values, customs, and traditions of Batak people on their Christian community in Indonesia.

Mangaraja Ompun Jurung, Raja Pargarutan

putra Tunggal Huayan, menantu Baginda Mangaraja Enda, Raja Panyabungan

Genealogy of Batak kings and rulers of former Pargarutan Kingdom, South Tapanuli, Indonesia.

Genealogy of Batak kings and rulers of former Pargarutan Kingdom, South Tapanuli, Indonesia.

Pembinaan nilai-nilai adat budaya Batak dalihan na tolu

bahasan khusus, manajemen konflik dalam ajaran adat budaya Batak dalihan na tolu : himpunan karya tulis

Social life and customs of Batak people.

Keberhasilan "GEBU MINANGKABAU" di Ranah Minang sejak sekitar tahun
1980 hingga saat ini adalah tentang disosialisasikan pemberlakuan Lembaga
Adat Alam Minangkabau. Dimana Lembaga Adat tersebut telah menempatkan
para ...

Perempuan di antara berbagai pilihan hukum

studi mengenai strategi perempuan Batak Toba untuk mendapatkan akses kepada harta waris melalui proses penyelesaian sengketa

Kasus-kasus dalam bab ini akan diuraikan berdasarkan beberapa penjelasan
konseptual. Pertama, gejala pluralisme hukum akan dijelaskan melalui beberapa
sudut pandang. Sudut pandang pertama akan mengkaji pluralisme hukum dari
perspekfif individu, yaitu suatu kondisi di mana individu menjadi subjek dari
berbagai sistem hukum (Woodman dalam Kleinhans dan MacDonald, 1997: 31).
Di samping itu, masalah pluralisme hukum akan dijelaskan melalui pengamatan
 ...