Sebanyak 69961 item atau buku ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF

Petunjuk Praktis untuk Penelitian Lapangan, Analisis Teks Media, dan Kajian Budaya

Buku Metodologi Penelitian Kualitatif ini berangkat dari pemikiran sederhana dan dari pengalaman keseharian penulis ketika mengajar metodologi penelitian kualitatif. Banyak keluhan dari mahasiswa ketika menyelesaikan tugas akhir mereka. Bahwa menyusun skripsi, tesis, dan disertasi ataupun penelitian lainnya terasa sangat sulit, terutama dalam menyelaraskan antara masalah, paradigma, pendekatan, dan teori dalam penelitian. Buku ini sengaja dimunculkan untuk mengatasi kegagapan tersebut, Makanya pembaca akan menemukan tuntunan ringkas dan sederhana dalam buku ini bagaimana caranya melakukan penelitian kualitatif. Petunjuk dan bimbingan praktis ini yang nyaris gagal disediakan oleh sebagian besar penulis metodologi penelitian kualitatif Kelebihan lain buku metodologi kualitatif ini adalah pembahasan tentang kajian budaya (cultural studies). Selama ini kajian budaya (cultural studies) di tempatkan di luar penelitian kualitatif. Ia merupakan pembahasan metodologi tersendiri. Padahal sepantasnyalah kajian budaya (cultural studies) berada dalam pendekatan kualitatif. Ini bisa dibaca dari sejarah dan asumsi dasarnya.

Buku Metodologi Penelitian Kualitatif ini berangkat dari pemikiran sederhana dan dari pengalaman keseharian penulis ketika mengajar metodologi penelitian kualitatif.

ANALISIS FRAMING Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media

Independen dan objektif, merupakan dua kata kunci yang menjadi kiblat dan klaim setiap jurnalis di seluruh dunia. Seorang jurnalis selalu menyatakan dirinya telah bertindak objektif, seimbang, dan tidak berpihak pada kepentingan apapun kecuali keprihatinan atas hak masyarakat untuk mengetahui kebenaran. Meskipun sikap independen dan objektif menjadi kiblat setiap jurnalis, pada kenyataannya kita seringkali mendapatkan suguhan berita yang beraneka warna dari sebuah peristiwa yang sama. Berangkat dari sebuah peristiwa yang sama, media tertentu mewartakannya dengan cara menonjolkan sisi atau aspek tertentu, sedangkan media lainnya meminimalisir, memelintir, bahkan menutup sisi/aspek tersebut, dan sebagainya. Ini semua menunjukkan bahwa di balik jubah kebesaran independensi dan objektivitas, seorang jurnalis menyimpan paradoks, tragedi, dan bahkan ironi. Dengan membandingkan beberapa pemberitaan di media, sangat mungkin kita akan menemukan kesimpulan yang setara, bahwa media apapun tidak bisa lepas dari bias-bias, baik yang berkaitan dengan ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, bahkan agama. Tidak ada satu pun media yang memiliki sikap vi Analisis Framing: Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media independensi dan objektivitas yang absolut. Tanpa adanya kesadaran seperti ini, mungkin saja kita menjadi bingung, merasa terombang-ambing, dan dipermainkan oleh penyajian media. Analisis framing merupakan salah satu alternatif model analisis yang dapat mengungkap rahasia di balik semua perbedaan (bahkan pertentangan) media dalam mengungkapkan fakta. Analisis framing dalam buku ini dipakai untuk mengetahui bagaimana realitas dibingkai oleh media. Dengan demikian, realitas sosial dipahami, dimaknai, dan dikonstruksi dengan bentukan dan makna tertentu. Elemen-elemen tersebut bukan hanya bagian dari teknis jurnalistik, melainkan menandakan bagaimana peristiwa dimaknai dan ditampilkan. Inilah sesungguhnya sebuah realitas politik, bagaimana media membangun, menyuguhkan, memper- tahankan, dan mereproduksi suatu peristiwa kepada pembacanya. Melalui analisis framing akan dapat diketahui siapa me- ngendalikan siapa, siapa lawan siapa, mana kawan mana lawan, mana patron dan mana klien, siapa diuntungkan dan siapa dirugikan, siapa menindas dan siapa tertindas, dan seterusnya. Kesimpulan-kesimpulan seperti ini sangat mungkin diperoleh karena analisis framing merupakan suatu seni kreativitas yang memiliki kebebasan dalam menafsirkan realitas dengan meng- gunakan teori dan metodologi tertentu. Dalam konteks ini, kita bisa melihat bagaimana penulis buku ini mampu membangun peta teoretis-metodologis dan melakukan analisis atas berbagai kasus yang pernah dimuat berbagai surat kabar dan majalah di Tanah Air. Buku ini dapat kami katakan memiliki “kesejajaran” dengan karya Eriyanto yang telah kami terbitkan sebelumnya, yang berjudul Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media (LKiS, April 2001). Kedua buku ini dapat menjadi teman dialog dan jembatan bagi pembaca untuk mendalami ilmu komunikasi, vii khususnya jurnalistik. Untuk bacaan yang lebih aplikatif tentang teks media, karya Agus Sudibyo berjudul Politik Media dan Pertarungan Wacana (LKiS, Agustus 2001) dapat pula memudah- kan pembaca dalam mendalami analisis ini. Kami menghaturkan terima kasih kepada Saudara Eriyanto yang mempercayakan penerbitan karya ini kepada kami. Demikian pula kepada Bapak Deddy Mulyana yang berkenan menularkan wawasannya dalam pengantar buku ini. Kami berharap buku ini dapat memberikan pencerahan kepada khalayak di tengah serbuan aneka macam media yang tak mungkin dapat dibendung lagi.

Tidak ada satu pun media yang memiliki sikap vi Analisis Framing: Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media independensi dan objektivitas yang absolut.

Metode Analisis Isi (Metode Penelitian Populer Ilmu-ilmu Sosial)

Dunia yang semakin kompleks terjepit di antara disrupsi dan pandemi yang tak kunjung usai telah membuka (uncover) berbagai fenomena yang perlu ditangkap dan dijelaskan kadar kebenarannya. Kondisi tersebut menjadi peluang untuk dapat semakin memahami dunia, bukankah memang tugas umat manusia untuk dapat menjelaskan tentang bagaimana dunia ini bekerja (how the world works) melalui cara-cara yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan. Berbagai informasi berupa teks dan dokumen yang tumpah ruah menjadi bahan penting untuk memahami dunia dan cara untuk memahaminya adalah melalui metode analisis isi. Metode analisis isi sendiri mampu menangkap pola dari berbagai sumber informasi terutama informasi berbentuk teks dan dokumen. Berbagai pemberitaan media masa, dokumen pemerintah, wawancara para pejabat, hingga naskah pidato adalah contoh dokumen dan teks yang membanjiri dunia saat ini dan perlu untuk diketahui bagaimana pola yang muncul dan apa artinya. Buku ini mencoba untuk berkontribusi dalam menjelaskan secara utuh tentang metode analisis isi baik dalam aspek teori maupun praktik. Konten Buku ini diawali dengan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu definisi analisis isi dan sejarahnya lalu mulai bergerak ke konten inti metode penelitian yang mengurai tahapan metode analisis dan perangkatnya. Lalu berakhir pada bagaimana cara memahami data hasil analisis isi dan kemudian menuliskan interpretasinya. Secara sistematis metode analisis isi telah dijelaskan dalam buku ini, selain itu juga telah dituliskan aspek praktik dalam sebuah metode penelitian melalui penerapan analisis isi dalam studi kebijakan publik. Penulis berharap bahwa buku ini dapat memberikan dasar dan menjadi contoh praktik untuk kalangan pembaca yang tertarik dengan bagaimana cara kita semakin memahami dunia yang kompleks ini berdasarkan informasi yang tersebar dalam berbagai medium.

Dunia yang semakin kompleks terjepit di antara disrupsi dan pandemi yang tak kunjung usai telah membuka (uncover) berbagai fenomena yang perlu ditangkap dan dijelaskan kadar kebenarannya.

Analisis wacana ideologi gender media anak-anak

Gender role in the Indonesian children's magazines, 1970-1990 period; research report.

Gender role in the Indonesian children's magazines, 1970-1990 period; research report.

Analisis Wacana ; Pengantar Analisis Teks Media

Komunikasi

Buku ini adalah sebuah pengantar metodologis dan teoritis ke analisis wacana, terutama analisis teks media. Analisis wacana adalah alternatif terhadap kebuntuan-kebuntuan dalam analisis media yang selama ini lebih didominasi oleh analisis isi konvensional dengan paradigma positivis dan konstruktivisnya. Lewat analisis wacana ini, kita akan tahu bagaimana dan mengapa pesan itu dihadirkan. dalam buku ini dikemukakan konsep-konsep penting dalam analisis wacana, tokoh-tokoh pe-mikirnya, pendekatan yang dipakai, dan dilengkapi dengan contoh penerapan analisis wacana konteks sosial-politik di Indonesia.

Buku ini adalah sebuah pengantar metodologis dan teoritis ke analisis wacana, terutama analisis teks media.

Analisis Wacana

Konsep, Teori, dan Aplikasi

Wacana merupakan salah satu kajian dalam ilmu linguistik yang ditetapkan dalam satu kajian tersendiri, yakni analisis wacana. Kajian analisis wacana dapat dilihat dari paradigma struktural dan paradigma fungsional, serta struktural fungsional. Dalam paradigma struktural, wacana dipandang sebagai satuan bahasa terlengkap dalam hierarki gramatikal tertinggi atau terbesar. Sementara dalam paradigma fungsional wacana dimaknai sebagai bentuk interaksi. Dalam interaksi tersebut tentu ada pesan yang harus dimaknai. Dalam memaknai pesan tersebut, paradigma fungsional melibatkan berbagai aspek dalam kajiannya, seperti sosial, politik, hukum, budaya, dan sebagainya. Buku ini memaparkan wacana dari sisi konsep, teori, dan aplikasinya. Konsep-konsep terpapar pada subbab-subbab yang menjelaskan tentang hakikat, tujuan, fungsi, struktur, unsur-unsur, kohesi dan koherensi, serta jenis-jenis wacana. Teori dan aplikasi terepresentasikan pada sub-sub bab yang menguraikan berbagai jenis wacana, seperti wacana iklan, wacana berita, wacana lisan, wacana sastra (syair lagu), dan wacana budaya.

Kajian analisis wacana dapat dilihat dari paradigma struktural dan paradigma fungsional, serta struktural fungsional.

Analisis Wacana Kebijakan Pendidikan (Konsep dan Implementasi)

Pada bab pertama buku ini, pembaca akan diajak menganalisis wacana dalam pendidikan menggunakan perspektif politik pendidikan, sehingga faktor subjektifitas pembaca dalam mencermati sebuah tulisan terkait pendidikan bisa ditanggulangi. Pada bab kedua, pembaca akan disiguhkan mengenai analisis wacana pendidikan perspektif biaya dan manfaat (cost and benefit analysis. Penyusunan buku ini tidak hanya menyajikan konsep belaka mengenai analisis wacana pendidikan, akan tetapi pembaca akan banyak menemukan contoh implementasi analisis acana pendidikan.

Pada bab pertama buku ini, pembaca akan diajak menganalisis wacana dalam pendidikan menggunakan perspektif politik pendidikan, sehingga faktor subjektifitas pembaca dalam mencermati sebuah tulisan terkait pendidikan bisa ditanggulangi.

Aplikasi Metode Analisis Resepsi untuk Penelitian Gender dan Media

untuk Peneliti Pemula dan Mahasiswa S-1

Analisis resepsi adalah salah satu metode penelitian di media studies yang memperlihatkan keunikan relasi antara pesan media dan audiencenya. Media studies sendiri, dengan berbagai ragamnya, berupaya untuk memperlihatkan bagaimana media menjadi salah satu aspek yang membentuk perilaku manusia, dalam buku ini, terutama untuk pembagian peran gender. Selain landasan teoretis dan aspek metodologis, buku ini mengulas kekurangan dan kelebihan, serta kesalahan-kesalahan umum peneliti pemula saat melakukan analisis resepsi. Contoh-contoh diambil dari penelitian penulis maupun dari mahasiswa yang dibimbing. Buku ini ditujukan pada mahasiswa, peneliti pemula, aktivis kemasyarakatan, wartawan, dan individu yang kajiannya bersentuhan dengan gender sebagai fenomena sosial budaya.

Analisis resepsi adalah salah satu metode penelitian di media studies yang memperlihatkan keunikan relasi antara pesan media dan audiencenya.