Sebanyak 70317 item atau buku ditemukan

Perlindungan Hukum Justice Collaborator Dalam Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia: Studi Perkara Tindak Pidana Narkotika

Salah satu jenis kejahatan yang marak terjadi saat ini adalah kasus penyalahgunaan Narkotika yang tidak hanya menjadi masalah bangsa Indonesia, bahkan telah menjadi masalah di setiap negara-negara di dunia. Meskipun Narkotika berguna untuk kepentingan medis dan ilmu pengetahuan, namun apabila disalahgunakan atau tidak sesuai dengan petunjuk medis maka akan menimbulkan efek-efek negatif terhadap tubuh pemakainya, antara lain efek derilium yaitu menurunnya kesadaran mental disertai dengan kegelisahan, efek halusinasi yaitu kesalahan presepsi panca indera, efek weakness yaitu kelemahan jasmani atau rohani akibat ketergantungan dan kecanduan Narkotika, efek drowsiness yaitu kesadaran yang menurun disertai pikiran yang kacau, efek collapse yaitu keadaan pingsan serta dapat menimbulkan kematian. Penyalahgunaan Narkotika juga menyebabkan dampak negatif bagi masyarakat yaitu dapat meningkatkan angka kriminalitas, dapat menyebarkan penyakit menular melalui jarum suntik, menimbulkan situasi abnormal lainnya, sehingga memberikan dampak yang sangat merugikan bagi perorangan maupun masyarakat serta dapat mengancam kelangsungan masa depan suatu bangsa. Perlindungan Hukum Justice Collaborator Dalam Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia: Studi Perkara Tindak Pidana Narkotika ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak*

Dengan kata lain bahwa integrasi dari segenap aparat penegak hukum melalui integrated criminal justice system, ... pandangan-pandangan, sikapsikap dan falsafah yang secara menyeluruh mendasari jalannya sistem peradilan pidana.

Studi Metodologi Tafsir

Sejarah penafsiran dan metodologi tafsir al-Qur’an telah melewati berbagai fase yang panjang, rumit dan kompleks. Awalnya, penafsiran merupakan usaha menemukan maksud yang sesuai dengan teks, namun pada tahap selanjutnya proyeksi penafsiran terkontaminasi dengan usaha menundukkan al-Qur’an demi kepentingan kelompok keagamaan dan individu. Dalam beberapa penelitian, produk-produk penafsiran al-Qur’an dari generasi ke generasi memiliki corak dan karakteristik yang berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, antara lain adalah adanya perbedaan situasi sosio-historis di mana seorang mufasir hidup. Bahkan situasi politik yang terjadi ketika mufasir melakukan kerja penafsiran juga sangat kental mewarnai produk-produk penafsirannya. Di samping cakupan makna yang dikan-dung oleh al-Qur’an memang sangat luas, perbedaan dan corak penafsiran itu juga disebabkan perbedaan keahlian yang dimiliki oleh masing-masing mufasir.

Pendidikan itu dimulai pada umur enam tahun ketika beliau dan sekeluarga pindah dari Maninjau ke Padang Panjang tahun 1914. Pada tahun 1916, Zainuddin Labai al-Yunusi mendirikan sekolah diniyah di Pasar Usang Padang Panjang, ...

Dinamika studi al-Qur'an dan Hadis

antologi resume skripsi di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Criticism on al-Quran and hadith; abstracts of theses from Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

... Zuhud dan Qasr al - Amal dalam 388 Abdullah Adib 94531730 | 21-12-1999 Kitab Arba'in Nawawi ( Studi Kritik Sanad dan Matan ) Muatan Sosio Kultural Minangkabau 389 | Taufiqurrahman 94531656 29-12-1999 dalam Tafsir Al - Azhar Al ...

Teori Studi Keislaman

Islam adalah suatu sistem kepercayaan yang datang dengan sejuta rahmat guna memberikan pedoman, petunjuk, arahan, hingga problem solving terhadap permasalahan yang dihadapi oleh umat manusia. Sebagaimana yang disinggung sebelumnya bahwa peradaban manusia merupakan suatu peradaban yang bersifat dinamis dan permasalahan pada saat ini juga mungkin sekali lebih kompleks daripada masa dahulu. Maka pada masa dewasa ini muncullah berbagai macam kajian teori yang menawarkan berbagai solusi-solusi empiris dari segi produk keilmuan yang memiliki latar belakang yang saling berbeda. Ilmu kajian tersebut muncul jauh setelah agama Rahmatan-Lil ‘Alamin ini muncul. Sehingga dalam kajian teoritis yang ada pada masa kekinian, maka teori atau kajian inilah yang dianggap paling tepat dalam menjawab persoalanpersoalan yang selalu datang simpang-siur dalam kehidupan umat manusia.

Setelah ulama Minangkabau belajar di Timur Tengah kembali ke tanah air, sumber yang digunakan mulai mengalami ... yang mana siswa-siswa yang telah menamatkan pelajaran ilmu fiqh dan tafsir, kemudian diangkat sebagai guru bantu surau ...

Korupsi Menurut Prof. Hamka (Studi Tafsir Al-Qur’an Al-Azhar Karya Prof. Hamka)

dan Demokrasi, Revolusi Pikiran, Revolusi Agama, Didalam Lembah Cita-cita, Adat Minangkabau Menghadapi Revolusi, Ringkasan Tarikh Umat Islam, Sejarah Umat Islam (1938-1955), 4 jilid. Setelah Hamka pindah ke Jakarta (1949), di sinilah ia ...

STRUKTUR KONSEPTUAL USHUL FIQH

Ushul fikih (bahasa Arab: أصول الفقه‎) adalah ilmu hukum dalam Islam yang mempelajari kaidah-kaidah, teori-teori dan sumber-sumber secara terperinci dalam proses menghasilkan hukum Islam yang diambil dari sumber-sumber tersebut. Pada mulanya, para ulama terlebih dahulu menyusun ilmu fiqh sesuai dengan Alquran, hadits, dan ijtihad para Sahabat. Setelah Penyebaran Agama Islam yang sangat cepat meluas, dan mulai banyak negara yang masuk kedalam daulah Islamiyah, maka semakin banyak kebudayaan yang masuk, dan menimbulkan pertanyaan mengenai budaya baru ini yang tidak ada di zaman Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Maka para Ulama ahli Usul Fiqh menyusun kaidah sesuai dengan gramatika bahasa Arab yang disesuaikan dengan dalil yang digunakan oleh Ulama penyusun ilmu fiqh. Mekanisme pengambilan hukum dalam Islam harus berdasarkan sumber-sumber hukum yang telah dipaparkan ulama. Sumber-sumber hukum Islam terbagi menjadi dua, yaitu: sumber primer dan sumber sekunder. Al-quran dan As-sunnah merupakan sumber primer. Hukum-hukum yang diambil langsung dari Alquran dan Sunnah sudah tidak bertambah dan disebut sebagai Syariah. Adapun sumber hukum sekunder yaitu ijma, qiyas, dan sumber hukum lain. Hukum-hukum yang diambil dari sumber sekunder disebut ilmu fiqh. Ijma dan Qiyas merupakan sumber hukum yang disepakati oleh empat mazhab fikih: Syafi'i, Maliki, Hanafi dan Hambali. Sumber hukum lain seperti kebiasaan masyarakat (Urf), perkataan sahabat, dan istihsan diperselisihkan kevalidannya di antara mazhab-mazhab yang ada. Sehingga didalam "Buku Struktur Konseptual Ushul Fiqh" ini, para tim penulis akan menjabarkan framework Teori Ushul Fiqh dari berbagai latar belakang dan pondasi dasar pemikirannya, sehingga dalam hal ini tim penulis menghimbau bagi para pembaca buku ini untuk bisa dengan seksama memahami buku ini sebagai perspektif gagasan yang dikumpulkan penulis dari berbagai sumber, sehingga diharapkan dapat mengambil manfaat baik dari isi yang terkandung dari buku ini.

Izz al - Dîn ibn ' Abd al - Salâm , Qawâʻid al - Ahkâm fi Masâlih al - Anâm , Kairo : Maktabat al - Kulliyyat al - Azhariyyah , 1994 , Juz ke - 1 „ Arabiyah . 1989. Khalid Abdurrahman Al - ` Ak , Ushul al - Tafsîr wa Qawâ ` iduhu ...