Sebanyak 35 item atau buku ditemukan

Fikih Empat Madzhab Jilid 6

  • ISBN 13 : 9789795927228
  • Judul : Fikih Empat Madzhab Jilid 6
  • Pengarang : Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi,  
  • Penerbit : Pustaka Al Kautsar
  • Klasifikasi : 2x4.8
  • Call Number : 2x4.8 SYA f
  • Bahasa : Indonesia
  • Penaklikan : 851 hlm;24 cm
  • Tahun : 2015
  • Ketersediaan :
    2019-37665-0005
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2019-37665-0004
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2019-37665-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2019-37665-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2019-37665-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi

Fikih Empat Madzhab Jilid 2

  • ISBN 13 : 9789795927181
  • Judul : Fikih Empat Madzhab Jilid 2
  • Pengarang : Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi,  
  • Penerbit : Pustaka Al Kautsar
  • Klasifikasi : 2x4.8
  • Call Number : 2x4.8 SYA f
  • Bahasa : Indonesia
  • Penaklikan : 716 hlm;24 cm
  • Tahun : 2017
  • Ketersediaan :
    2019-37666-0005
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2019-37666-0004
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2019-37666-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2019-37666-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2019-37666-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi

Distorsi sejarah Islam

Rihlah Ibnu Bathuthah

Muhammad bin Abdullah bin Muhammad bin Bathuthtah adalah seorang pengembara (traveler), petualang (adventurer), dan pengamat (viewer) yang membuat catatan tentang negeri-negeri yang ia kunjungi dalam pengembaraannya. Catatan perjalanan yang dikenal dengan buku "Rihlah Ibnu Bathuthah" ini ditulis setelah dirinya mengunjungi berbagai belahan dunia, kemudian mengamati kebudayaan, adat istiadat, dan perilaku masyarakat di negeri-negeri yang ia kunjungi, terutama wilayah yang dipimpin oleh kesultanan Islam. Banyak kisah menarik yang diceritakan dalam buku catatan perjalanan Ibnu Bathuthah ini, terutama cerita-cerita tentang para sultan, para syaikh, sejarah sebuah negeri, falsafah kehidupan masyarakat setempat dan lain sebagainya yang ia tulis berdasarkan pengamatan langsung dari negeri-negeri yang ia kunjungi. Dari India sampai negeri Cina, dari Afrika sampai Nusantara, Ibnu Bathuthah menceritakan perjalanannya secara apik dan mengesankan. Ia misalnya, menceritakan kunjungannya bertemu dengan Sultan Jawa (Sultan Nusantara) dari Kerajaan Samudera Pasai, Sultan Malik Azh-Zhahir. Ibnu Bathuthah sendiri menyebut hasil karyanya ini sebagai persembahan seorang pengamat tentang kota-kota asing dan perjalanan yang menakjubkan, yang ia tuangkan dalam sebuah catatan perjalanan. Sebagai sebuah catatan perjalanan, membaca buku ini seperti mendengarkan seorang pemandu wisata (guide tour) bercerita tentang negeri-negeri yang menakjubkan dari segala isinya. Pembaca seolah diajak berkelana menyusuri negeri-negeri yang ia kunjungi, kemudian memetik hikmah dan pelajaran dari setiap kejadian dalam perjalanan. Ibnu bathuthah berhasil merangkai sebuah catatan perjalanan sebagai karya sejarah bermutu tinggi, yang bisa dijadikan rujukan bagi mereka yang ingin mengetahui sejarah sebuah bangsa dan peradaban manusia. Buku ini, sayang Anda lewatkan. -Pustaka Al-Kautsar-

Ibnu Bathuthah menyebutkan, dia masuk Damaskus pada 9 Ramadhan 726 H.
Padahal sejak bulan Sya'ban sampai Dzulqa'dah 726 H itu, Ibnu Taimiyah
dipenjara dibenteng (lihat Syarah Qashidah Ibnul Qayyim,juz 1, hlm.497). Ibnu
Abdul ...

Sirah Nabawiyah

Perjalanan hidup Rasulullah, adalah lautan yang luas membentang, dengan kebeningan airnya yang kebiruan. Di sana tersimpan pesona alami nan abadi. Tiada mata yang bosan memandang. Tiada hati yang jemu menikmati. Tiada berhenti orang menyelami. Karena sosok beliau, adalah pesona sepanjang masa. Buku Sirah Nabawiyah ini mencoba menyajikan pesona-pesona itu. Sebagai buku yang berhasil meraih juara satu lomba karya tulis tentang sirah Rasulullah, yang diprakarsai Rabithah Al-Alam Al-lslami. Tidak mengherankan jika karya ini juga memiliki pesona tersendiri untuk dibaca dan dinikmati. -pustaka al-kautsar-

tentang rumah tangga nabawi ini dapat kita paparkan menurut masing-masing
dari istri-istri beliau. 1. Khadijah binti Khuwailid Rumah tangga Nabawi yang
dibangun di Makkah sebelum hijrah bersama Khadijah binti Khuwailid. Beliau
menikah dengan Khadijah pada usia 25 tahun, sedangkan Khadijah sendiri
berumur 40 tahun.Khadijah adalah wanita pertama yang dinikahi beliau. Selama
membina rumah tangga dengan Khadijah, beliau tidak menikah dengan wanita
lain.

Panduan Praktis WIsata Syariah

Wisata nyaman, ibadah lancar

  • ISBN 13 : 9789795926252
  • Judul : Panduan Praktis WIsata Syariah
  • Sub Judul : Wisata nyaman, ibadah lancar
  • Pengarang : Tohir Bawazir,  
  • Kategori : Pariwisata
  • Penerbit : Al Kautsar
  • Klasifikasi : 910.2
  • Call Number : 910.2 TOH p
  • Bahasa : Indonesia
  • Penaklikan : xxii + 170 hlm ,; 17 cm
  • Tahun : 2013
  • Halaman : 170
  • Halaman : 170
  • Ketersediaan :
    2021-40772-0011
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35896-0010
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35896-0009
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35896-0008
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35896-0007
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35896-0006
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35896-0005
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35896-0004
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35896-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35896-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-35896-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi