Sebanyak 28 item atau buku ditemukan

Filsafat Ilmu Ekonomi Islam

Suatu ilmu tidak akan mengalami perkembangan apabila tidak ada proses berfikir yang berkelanjutan. Proses berfikir yang terus-menerus disebut dengan filsafat. Semua bidang ilmu pengetahuan berawal dari proses berfikir. Salah satunya adalah Ilmu Ekonomi Islam. Ekonomi Islam merupakan sistem ekonomi yang memiliki landasan hukum al-Qur’an dan al-Hadits, dan sangat berbeda dengan sistem ekonomi konvensional. Bagaimana suatu ilmu ekonomi dapat dikaitkan dengan nilai-nilai agama? mengapa sistem ekonomi Islam berlandaskan al-Qur’an dan al-Hadist? Pertanyaan yang sumbernya adalah dari proses berfikir terkait dengan ekonomi Islam. Dalam buku Filsafat Ekonomi Islam ini, penulis berusaha memberikan gambaran dan deskripsi terkait dengan asal mula proses berfikir manusia yang menghasilkan suatu ilmu hingga menyebabkan filsafat itu terjadi, hubungan Agama dan sistem ekonomi, ekonomi Islam yang berupakan suatu sistem yang tidak bebas nilai, dan gambaran-gambaran lainnya yang dapat memberikan pengetahuan baru terkait dengan bagaimana suatu ekonomi Islam dapat terjadi. Sasaran pembaca: Mahasiswa Fakultas ekonomi dan bisnis, jurusan ekonomi Islam, dan para penggiat ekonomi Islam.

Dalam buku Filsafat Ekonomi Islam ini, penulis berusaha memberikan gambaran dan deskripsi terkait dengan asal mula proses berfikir manusia yang menghasilkan suatu ilmu hingga menyebabkan filsafat itu terjadi, hubungan Agama dan sistem ...

Tafsir Ekonomi Kontemporer

Menggali Teori Ekonomi dari Ayat-Ayat Al-Qur'an

Buku ini berusaha menggali beberapa teori ekonomi yang terkandung di dalam ayat-ayat Al-Qur’an dengan menggunakan metode dengan pendekatan yang jarang dilakukan oleh penulis lain-nya yaitu pendekatan “tafsir ekonomi”. Di mana pendekatan “tafsir” merupakan pendekatan original yang selama ini digunakan oleh para ulama dalam menggali hukum, hikmah, dan ilmu yang terkandung dalam Al-Qur’an. Penggalian terhadap teori ekonomi tersebut dida-hului dengan mengeksplorasi beberapa kitab tafsir terkemuka baik yang berupa tafsir bil ma’tsur, seperti Tafsir ath-Thabari dan Tafsir Ibnu Katsir maupun tafsir bir ra’yi, seperti Tafsir Ruh al-Ma`ani dan al-Kasysyaf. Selanjutnya, penulis mengombinasikan beberapa pendapat di atas dengan beberapa teori ekonomi modern.

Buku ini berusaha menggali beberapa teori ekonomi yang terkandung di dalam ayat-ayat Al-Qur’an dengan menggunakan metode dengan pendekatan yang jarang dilakukan oleh penulis lain-nya yaitu pendekatan “tafsir ekonomi”.

Gagasan Dakwah

Pendekatan Komuniklasih Antarbudaya

  • ISBN 13 : 9786024228767
  • Judul : Gagasan Dakwah
  • Sub Judul : Pendekatan Komuniklasih Antarbudaya
  • Pengarang : Abdul Wahid,  
  • Penerbit : Prenadamedia Group
  • Klasifikasi : 2x7.2
  • Call Number : 2x7.2 ABD g
  • Bahasa : Indonesia
  • Penaklikan : viii, 180 hlm.; 20 cm
  • Tahun : 2019
  • Halaman : 180
  • Ketersediaan :
    2020-38642-0005
    (PNJ-pustaka02-00155165) Dipinjam sampai 08-10-2021 pada Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2020-38642-0004
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2020-38642-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2020-38642-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2020-38642-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi

Masyarakat dan Teks Media

Membangun Nalar Kritis atas Hegemoni Media

Pembicaraan mengenai kondisi media, merentang sejalan sejak awal media diciptakan manusia. Berbagai medium yang menjadi sarana tulisan di gua, batu, maupun berbagai artefak dapat dikatakan sebagai media dalam bentuknya yang sangat tradisional. Kita dapat mengatakan, berbagai peristiwa yang tergambarkan melalui beragam medium tersebut bisa menjadi pelajaran dan informasi yang berharga dari satu generasi ke generasi berikutnya. Secara sederhana, masyarakat dapat mengetahui kehidupan sosial melalui beragam konten di berbagai platform atau jenis media berbeda. Dalam rentang sejarahnya, bentuk dan cara kerja media ini mengalami perubahan yang sangat cepat. Bermula dari penemuan mesin cetak Guttenberg pada tahun 1400an, berbagai media lain kemudian tercipta dan berkembang pesat; surat kabar, leaflet, pamflet, radio, televisi, hingga internet mengisi kehidupan manusia. Perkembangan media yang ditopang teknologi canggih seperti saat ini memberi tawaran gambaran realitas kehidupan sebagai acuan masyarakat melakukan refleksi dan mencari referensi untuk menghadapi kehidupan sosialnya. Informasi yang ditawarkan media dapat menjadikan masyarakat memahami fenomena yang terjadi di luar jangkauan mata. Meskipun informasi tersebut hanya bersifat hiburan, media menawarkan pada masyarakat berbagai cara menikmati kehidupan sosialnya. Sebelum ada teknologi digital seperti telepon pintar (smart phone) ataupun teknologi artifisial seperti sekarang, pencarian informasi semata didasarkan pada surat kabar atau media lain secara terbatas. Teknologi memungkinkan masyarakat mendapat informasi dan hiburan secara mudah berdasarkan keinginan penggunanya.

Namun, pendekatan ini memiliki ancaman bila media komunitas ditempatkan
pada hubungan antagonis terhadap media arus utama, sehingga media
komunitas dianggap tidak memiliki andil yang bermanfaat. Dengan skala kecil,
independen, dan menerapkan struktur horisontal tidak menjamin finansial dan
organisasi media komunitas berlangsung lama. c). Menghubungkan media
komunitas pada masyarakat madani Media komunitas merupakan bagian dari
masyarakat madani ...

Hukum Islam kontemporer

Hukum kewarisan Islam sebagai pembaruan hukum positif di Indonesia

Inheritance and succession law from Islamic perspective.

Inheritance and succession law from Islamic perspective.

Perlindungan terhadap korban kekerasan seksual

advokasi atas hak asasi perempuan

Legal protection and rights of women as sexual abuse victims in Indonesia.

Legal protection and rights of women as sexual abuse victims in Indonesia.

PENGENALAN SEJARAH AL-QURAN