Sebanyak 4 item atau buku ditemukan

Kita Terlahir untuk Bahagia

Tidak sadar akan proses kehidupan sering membuat kita mengedepankan “keinginan diri”, bukan “keinginan Allah”. Kita kadang melangkah tanpa berpikir dan jarang menyadari bahwa kita terlahir untuk bahagia, padahal Allah sudah memberikan kuncinya. Rasulullah saw. yang berhasil menundukkan orangorang Jazirah Arab kala itu, membuat mereka menjadi pengikut, dan menyebarkan ajaran yang diterima dari Allah melalui malaikat Jibril; Abdurahman bin Auf yang mampu membangun kerajaan bisnis; juga Usman bin Affan yang hingga kini memiliki rekening di Bank Saudi Arabia, semua mencapai kesuksesan dan kebahagiaan dengan bekal ilmu. Ilmu apa? Lima Jalan Kemudahan dan Law of Effect adalah kecerdasan islami ajaran Allah yang melambungkan Nabi, sahabat, para ulama, ilmuwan, dan miliarder muslim menjadi sosok fenomenal. Apa dan bagaimana penerapannya bisa Anda dapatkan dari buku ini. Sekaranglah giliran Anda!

Kita kadang melangkah tanpa berpikir dan jarang menyadari bahwa kita terlahir untuk bahagia, padahal Allah sudah memberikan kuncinya.

Menikah untuk Bahagia: Sebuah Jalan Cinta

"""Cinta dan keinginan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Anak Adam pasti merasakan yang namanya cinta. Lalu keinginan untuk dikasihi, dicintai dengan tulus, karena itulah mereka ingin menikah. Namun, kesulitan dalam menemukan orang yang mau menerima apa adanya menjadikan seManga, Manhua & Manhwat luntur. Bahkan tidak sedikit yang kemudian memilih membujang, atau melakukan perzinaan untuk memenuhi hasrat biologisnya. Miris, ironis, dan menyedihkan. Padahal membujang bisa menyebabkan penyakit jasmani dan rohani. Tidak susah untuk mencari jodoh. Semuanya dikupas dalam buku ini. Mulai dari mengenal cinta sampai soal rahasia mencari jodoh. Pada sebuah jalan cinta, Anda akan dibimbing agar cinta bermakna ibadah, kemudian menjadi berkah dunia akhirat. Buku ini akan mengajak Anda mengenal lika-liku keputusasaan mencari jodoh dan mengenal obat-obatnya. Tidak ada yang tak mungkin asal kita mau berusaha. Anda akan diajarkan agar cinta yang tumbuh bermakna hakikat bukan nisbi. Allah telah menurunkan kemudahan dan jaminan tentang indahnya sebuah kebersamaan. Di dalam sebuah naungan Mahabbah fillah. """

"""Cinta dan keinginan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

Menikah untuk Bahagia: Sebuah Mahar Cinta

"""Pernikahan adalah berkumpulnya dua pribadi berbeda menjadi satu untuk mewujudkan kebahagiaan bersama. Ketika harus memulai pernikahan seringkali membuat repot salah satu pihak. Mulai dari mahar sampai tata cara pernikahan yang butuh dana besar. Sebelum memasuki pernikahan, calon pasangan suami istri butuh ilmu untuk menghadapi berbagai problem dalam rumah tangga. Agar rumah tangga selalu terjaga keberkahannya, kita perlu tahu soal hukum talak. Agar hubungan suami istri bisa berkah dan membawa kedamaian kita perlu tahu selukbeluknya. Bacalah dengan tuntas, niscaya semua kemustahilan itu menjadi sebuah berkah yang indah!!"""

"""Pernikahan adalah berkumpulnya dua pribadi berbeda menjadi satu untuk mewujudkan kebahagiaan bersama.

Menikah untuk Bahagia: Antara Dua Arah Cinta

"""Bakti, cinta, pengorbanan. Sepertinya, lebih banyak di bebankan untuk istri. Sampai-sampai untuk menengok orang tua yang sakit juga harus minta izin kepada suami. Padahal itu bentuk cinta. Bakti kepada orangtua dan suami, mana yang harus didahulukan? Sering kali wanita disalahkan oleh suaminya karena ingin berbakti kepada orangtua kandungnya. Alasannya, setelah menikah, wanita terputus bakti kepada orangtua, benarkah begitu? Lalu bagaimana jika dalil itu dijadikan legitimasi untuk memojokkan istri? Bisakah dibenarkan? Untuk itulah buku ini dibahas. Memahami dalil tentang bakti kepada suami dan orangtua. Lalu bagaimana dengan suami? Suami bekerja mencari uang, sudah itu saja? Tentu tidak. Lalu, bagaimana dengan tugas istri dan suami sebenarnya? Sebuah ungkapan yang cantik menerangkan, “Pernikahan adalah berkumpulnya dua kekurangan untuk mewujudkan kebahagiaan bersama.” Sampai soal harta? Benar sekali. Kaya karena menikah adalah janji Allah. Hal itu dibahas tuntas dalam buku ini. Juga tip mengeruk kekayaan dalam pernikahan. Dan seni mendidik anak serta banyak tip lainnya."""

Abu Salman Farhan Al-atsary. sim bin Muthoyyib telah menceritakan kami dari
Manshur bin Shofiyyah dari Abu Ma'bad dari Ibnu Abbas bahwasanya Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam azan di telinga Al-Hasan bin Ali pada hari ia
dilahirkan, di telinga kanannya. Beliau melakukan iqamat ditelinga kirinya.”
Setelah itu, Al-Baihaqiy berkata, “Pada sanadnya terdapat ke- lemahan.” Kami
katakan, “Bahkan hadis ini palsu.” Penyakitnya ada pada Al-Hasan bin Amer. Al-
Hafizh berkata dalam ...