Sebanyak 6 item atau buku ditemukan

Mistik dan makrifat Sunan Kalijaga

Islamic teachings of Sunan Kalijaga on sufism in Java Island in the 16th century.

Atau, alat yang diperlukan untuk pertumbuhan jabang bayi di dalam perut. Begitu
bayi dilahirkan, maka ... Karena basis kepercayaan mereka sebelum kedatangan
Islam, adalah pandangan dunia semata. Lain dengan pandangan Jawa.

Hidup Penuh Makna

Buku ini mengajak kita memahami inti ajaran-ajaran keislaman sehingga kita tak terjebak pada persoalan “kulit” dan melupakan “isi”.Siapakah Allah kita? Bagaimana kita memahami “tidak ada kekuatan kecuali pada Allah”? Apa arti “Mahahidup” dan “Maha Berdiri Sendiri” bagi Allah? Apa saja dimensi paling substantif dalam puasa Ramadan? Apa makna diturunkannya Al-Quran? Apa makna penting ibadah kurban? Selain aspek ketuhanan, kita juga diajak memahami aspek kemanusiaan. Kenapa silaturahim begitu penting? Kenapa pemutlakan pendapat sendiri mesti dijauhi dalam kehidupan bersama?Dengan memahami substansi setiap apa yang kita jalani dalam kehidupan, baik yang terkait dengan Tuhan ataupun segenap ciptaan; dimensi spiritual dan dimensi sosial; maka kita akan mampu memaknai hidup dan hidup penuh makna. Buku ini Ditulis dengan bekal ilmu yang matang, buku ini menggugah hati kita melalui penuturan yang mengalir. Mendalam namun mudah dipahami bahkan oleh seorang awam.Diterbitkan oleh Penerbit Serambi Ilmu Semesta (Serambi Group)

Dan, untuk berjumpa dengan Allah, jangan ditunggutunggu. Jangan ditunggu
nanti setelah mati. Kalau masih hidup saja kita tidak dapat bertemunya, jangan
harap kalau mati kita bisa beranjang sana ke hadiratNya. Kalau masih hidup kita
tidak dapat makan sesuap nasi, maka jangan harap kalau mati kita dapat makan
sebutir rimah. Selamat menjelajah akhirat sewaktu napas masih mengalir di
dalam tubuh kita. Dengan menjelajah akhirat kita tak akan terjebak kenikmatan
duniawi.

Syekh Siti Jenar: Rahasia dan Makna Kematian

Membaca karya-karya Achmad Chodjim, Anda diajak untuk tumbuh. Tulisannya membangkitkan kepribadian. Pelik-pelik ajaran agama mengenai kehidupan dituturkan dengan bahasa yang sederhana, santun, dan mengalir. Ajaran Islam yang diajarkannya sangat kontroversial. Jika para wali lain di zamannya menanamkan Islam secara akulturasi, ia membangun Islam di Jawa secara asimilasi, yang kelak dikenal dengan Islam Jawa atau Islam Kejawen. Pandangan sufistik Islam diramunya dengan mistik Jawa. Lahirlah Islam yang tidak berwajah keras, tetapi memancarkan kesejukan—sebagai rahmatan lil ‘âlamîn.Itulah Syekh Siti Jenar. Kehadirannya telah menenteramkan sekaligus menggelisahkan! Buku ini mengupas makna kematian yang diajarkan oleh tokoh yang lebih sering disalahpahami itu. Mengapa kematian? Menurut penulis buku ini, kematianlah yang melatarbelakangi sikap dan tindakan Siti Jenar dalam menempuh hidup. Dengan penguasaan filsafat Jawa yang mumpuni, dipadu dengan wawasan yang luas terhadap literatur-literatur modern, Achmad Chodjim membawa kita menyelami khazanah kearifan tradisional tentang rahasia alam, hidup, akal budi, hakikat dan eksistensi manusia—yang diperkaya dengan pelbagai argumentasi keagamaan, sekaligus menggugah kita untuk berpikir kritis, agar perbedaan pandangan bisa dirasakan sebagai rahmat. Dalam uraiannya, Chodjim lebih jauh menunjukkan betapa Siti Jenar merupakan pemikir yang lebih maju dari zamannya. Jauh sebelum merebak pemikiran-pemikiran modern Eropa abad ke-18 hingga ke-21 mengenai demokrasi, keterbukaan, persamaan, kebebasan, dan persaudaraan, Syekh Siti Jenar telah mengajarkan semua itu pada abad ke-16.Diterbitkan oleh penerbit Serambi Ilmu Semesta" (Serambi Group)

Bila manusia sudah hidup, maka ia tak akan tersentuh kematian lagi. Dan, itu
adanya bila manusia telah mengembalikan badan atau raga pinjamannya ini
kepada Dia Yang Mahaada. Napas sirna, lenyap, dan menuju ketiadaan. Raga,
badan ini, kembali menjadi tanah. Tetapi, bukan setiap 'orang yang mati' dapat
bangun sebagai pribadi yang hidup. Hanya orang yang dapat menabung
kekuatannya di kala hidup di alam ini, yang mampu hidup setelah mati. Jelas, Siti
Jenar ...

Misteri Surah Yasin

Sering kita saksikan orang-orang membaca Surah Yasin untuk mengiringi orang yang tengah sakratulmaut atau untuk orang yang sudah mati. Salahkah? Tentu saja tidak. Lalu?Yâ Sîn. Bunyi ayat pertama sekaligus nama surah ini merupakan panggilan kesayangan Allah khusus kepada setiap hamba yang membacanya. Allah menyeru pembaca “Jantung Alquran” ini untuk berjuang menyebarkan kasih sayang.Ketika ditimpa berbagai penderitaan, seseorang memerlukan pijakan yang amat kuat, yang kukuh. Ketika dakwah Nabi Muhammad dilecehkan, dan bahkan Nabi sendiri mulai diserang, surah Yasin diturunkan untuk memperkukuh basis perjuangannya dalam menegakkan keadilan dan kasih sayang, yang sering kali diringkas menjadi penegakan kebenaran.Tuhan memberi kita kemerdekaan. Sayangnya, ia sering kita salah gunakan. Kita acap menggadaikan kemerdekaan dengan mengekor pikiran orang lain. Hidup kita sekadar peniruan terhadap pikiran orang lain. Hasrat kita hanyalah kutipan belaka. Surah ini memperingatkan kita agar mampu memilih kebenaran dan bisa memanfaatkan hukum ketertarikan untuk kesejahteraan hidup.. Diterbitkan oleh penerbit Serambi Ilmu Semesta" (Serambi Group)

Sejak empat belas abad yang lalu, Allah telah memperingatkan kaum mukmin
agar sesama kaum mukmin tidak saling memperolok dan saling mencela.136
Kembali pada ayat 29. Apa yang dimaksud dengan satu kali teriakan? Ayat ini
sebenarnya memberi tahu kita bahwa datangnya siksaan itu tidak ... Memang,
ada tanda-tanda menjelang datangnya bencana. Misalnya, tanda-tanda akan
terjadinya gelombang Tsunami. Setiap kali kita mendengar terjadinya gempa,
peringatan ...

Syekh Siti Jenar: Makrifat dan makna kehidupan

Islamic teachings of Syekh Siti Jenar, an extreme Javanese ulama in the 15th century.

Hadis tersebut redaksinya sebagai berikut. "Buniya al-islamu 'ala khams
syahddah an la ilaha illa Allah wa anna muhammadan rasulullahi wa iqd- mi al-
shalah wa itdi al-zakdh wa al-hajji wa shawmi ramadhan" Islam dibangun atas 5
tiang, yaitu: syahadat yang menyatakan bahwa tiada Tuhan selain Allah dan
Muhammad itu Rasul Allah, mendirikan salat, menunaikan zakat dan haji, serta
berpuasa pada bulan Ramadan. Dalam kehidupan sehari-hari, menjalankan
puasa Ramadan ...

Rahasia Sepuluh malam

  • ISBN 13 : 9789790243040
  • Judul : Rahasia Sepuluh malam
  • Pengarang : Achmad Chodjim,  
  • Penerbit : Serambi Ilmu Semesta
  • Klasifikasi : 2X3.5
  • Call Number : 2X3.5 ACH r
  • Bahasa : id
  • Penaklikan : 425 hlm; 23 cm
  • Halaman : 0
  • Ketersediaan :
    2017-34865-0008
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2014-243-040-7
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2014-243-040-6
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2014-243-040-5
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2014-243-040-4
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2014-243-040-3
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2014-243-040-2
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2014-243-040-1
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi