Sebanyak 2 item atau buku ditemukan

ANALISIS MULTIMODAL PADA BUKU TEKS SAINS

Analisis Multimodal pada Buku Teks Sains menjelaskan bahasa yang digunakan untuk mengomunikasikan pesan pengetahuan sains, khususnya dalam buku teks sains sebagai bentuk rekontektualisasi pengetahuan sains yang berlaku di masyarakat ilmiah berisi ilmuwan dan praktisi sains. Ia menjelaskan bagaimana kita memaknai pesan yang dibawa dan disampaikan moda berbeda yang digunakan buku teks sains. Analisis Multimodal pada Buku Teks Sains menjelaskan bagaimana moda berbeda itu berinteraksi mengomunikasikan pesan keseluruhan yang ingin dikomunikasikan buku teks. Buku ini menawarkan kerangka analisis yang dapat dengan mudah digunakan oleh mereka yang tertarik untuk mengarahkan teropong lensa penerokaannya pada teks multimodal. Kerangka analisis yang ditawarkan didasarkan atas penyelisikan-penyelisikan senafas yang telah dilakukan sebelumnya oleh para raksasa pemikiran di bidang analisis wacana khususnya analisis wacana multimodal. Buku ini juga mendiskusikan apa yang dapat menjadi penghambat bagi tercipatanya kerjasama yang efektif dan bermanfaat antarmoda berbeda dalam menyampaikan pesannya. Belajar dari hal itu, para pembuat buku teks khususnya dapat menarik pelajaran cara mengintegrasikan moda berbeda dalam buku teks yang mereka desain untuk lebih memfasilitasi pemahaman pesan yang disampaikannya oleh para pembaca buku teks. "

Analisis Multimodal pada Buku Teks Sains menjelaskan bahasa yang digunakan untuk mengomunikasikan pesan pengetahuan sains, khususnya dalam buku teks sains sebagai bentuk rekontektualisasi pengetahuan sains yang berlaku di masyarakat ilmiah ...

Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Jasmani 2017 Implementasi Model Pembelajaran Penjas dan Modifikasi Alat Belajar

Pemilihan tema seminar tersebut dilandasi oleh ketidak sesuaian pemilihan dan penggunaan model pembelajaran dengan ketersediaan sarana dan prasarana belajar. Sebab tidak bisa dipungkiri, sarana dan prasarana yang ada dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif seringkali kurang mendukung, khususnya alat-alat olahraga. Hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya pendanaan dari pihak sekolah, dan guru olahraga yang kesulitan mengembangkan alat pembelajaran olahraga. Melalui pengembangan alat olahraga maka peserta didik akan merasa tertarik terhadap proses belajar mengajar dengan berbagai macam alat pembelajaran yang telah dimodifikasi. Maka dari itu untuk memaksimalkan keterbatasan alat pembelajaran, perlu adanya peningkatan wawasan guru olahraga sehingga menjadi lebih kreatif dan inovatif. Harapannya proses pembelajaran lebih efektif, kreatif, dan inovatif, tanpa harus memikirkan sarana dan prasarana yang kurang tersebut.

Oleh karena proses pembelajaran merupakan proses komunikasi dan
berlangsung dalam suatu sistem, maka media pembelajaran menempati posisi
yang cukup penting sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran. Tanpa
media ...