Sebanyak 95 item atau buku ditemukan

Buya Hamka berbicara tentang perempuan

Pribadi dan Martabat Buya Hamka

Sikap Buya Hamka dalam Konferensi Islam Sedunia di Makkah pada 1975 barangkali merupakan teladan yang sangat relevan di masa hiruk pikuk sekarang ini. Pada waktu itu, Wakil Sekjen Konferensi Islam Syaikh Safwad Sakka termakan fitnah dan percaya bahwa Hamka aktif membantu Kristenisasi. Yang menarik adalah kekuatan Hamka mengendalikan diri dan perasaaannya—meski sekali pun tak diberi kesempatan berbicara dalam konferensi itu, beliau hanya diam dan tenang mengikuti konferensi hingga selesai. Rusydi Hamka—putra kedua yang sering mendampingi Hamka dalam banyak peristiwa—memaparkan kisah tersebut dalam buku ini, bersama kisah-kisah inspiratif lain dalam kehidupan ulama legendaris Indonesia itu. Dalam buku ini, kita juga mendapat gambaran sosok Hamka sebagai ulama yang benar-benar hidup di tengah umat. Hampir setiap hari berbondong tamu datang ke rumah Hamka hingga antreannya “seperti di Puskesmas”. Mereka datang untuk berbagai keperluan, termasuk meminta nasihat urusan pribadi dan rumah tangga. Semua diterima Hamka dengan baik dan tanpa memungut bayaran, “Ini harus kita lakukan lillahi ta'ala—karena Allah semata,” demikian Hamka menekankan. Rusydi juga mengungkapkan kemahiran Hamka membagi waktu di antara berbagai kesibukannya—mengarang, berkhutbah dan berceramah, memberi kuliah Shubuh, memberikan konsultasi kepada umat, dan membaca. Menggambarkan pengalaman dan watak Hamka secara detail, buku ini secara utuh menampilkan Hamka sebagai sosok ulama dan seorang ayah yang patut kita teladani. Endorsment: “Sangat berharga bagi kita untuk mengenal Hamka seutuhnya. Dari segi ini, Rusydi telah berhasil.” —Majalah Tempo, XII (Juni, 1982, hal. 55) “Sangat layak dibaca oleh siapa saja yang ingin menjadi orangtua yang dibanggakan anak-anaknya dan pemimpin umat yang dikenang sepanjang masa.” —Abdul Mu'ti, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah [Mizan, Noura Books, Nourabooks, Sastrawan, Klasik, Agama, Islam, Seni, Penulis, Indonesia]

  • ISBN 10 : 9786023852406
  • Judul : Pribadi dan Martabat Buya Hamka
  • Pengarang : Rusydi Hamka,  
  • Penerbit : Noura Books
  • Klasifikasi : 922.97
  • Call Number : 922.97 RUS p
  • Bahasa : id
  • Penaklikan : xi,387 halm;21 cm
  • Tahun : 2017
  • Halaman : 352
  • Halaman : 352
  • Google Book : https://play.google.com/store/books/details?id=hJEKDgAAQBAJ&source=gbs_api
  • Ketersediaan :
    2018-36102-0010
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36102-0009
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36102-0008
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36102-0007
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36102-0006
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36102-0005
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36102-0004
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36102-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36102-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2018-36102-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi

Sikap Buya Hamka dalam Konferensi Islam Sedunia di Makkah pada 1975 barangkali merupakan teladan yang sangat relevan di masa hiruk pikuk sekarang ini.

Pengantar usul fiqh

Maka persalahan hukum jang tidak terbit dari idjtihad mudjtahid , tidaklah
termasuk dalam fiqh lagi . Misalnja menge tahui bahwa sembahjang lima waktu
itu wadjib dikerdjakan . Berzina haram dikerdjakan , dan lain - lain jang serupa
itu ...

Bunga rampai pendidikan Islam

Islamic education in Indonesia; collected articles.

Seorang anak menurut sifat-sifatnya dapat dididik dan selalu berkembang
dengan pengertian pendidikan secara luas, dimana pendidikan ... Hadis ini
menunjukkan bahwa dalam Islam menuntut ilmu pengetahuan tidak dibatasi
umur.

Tafsir Al Azhar

Diperkaya dengan Pendekatan Sejarah, Sosiologi, Tasawuf,, Ilmu Kalam, Sastra, dan psikologi

  • ISBN 13 : 9786022502531
  • Judul : Tafsir Al Azhar
  • Sub Judul : Diperkaya dengan Pendekatan Sejarah, Sosiologi, Tasawuf,, Ilmu Kalam, Sastra, dan psikologi
  • Pengarang : Prof.Dr.HAMKA,  
  • Penerbit : Gema Insani Perss
  • Klasifikasi : 2x1.3
  • Call Number : 2x1.3 PRO t
  • Bahasa : Indonesia
  • Penaklikan : 2x3.31
  • Tahun : 2015
  • Halaman : 0
  • Ketersediaan :
    2017-34717-0009
    (PNJ-pustaka02-00156972) Dipinjam sampai 30-11-2021 pada Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2017-34717-0008
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2017-34717-0007
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2017-34717-0006
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2017-34717-0005
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2017-34717-0004
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2017-34717-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2017-34717-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2017-34717-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi

Tafsir Al-Azhar Juzuk 5

Tafsir Al-Azhar adalah hasil karya terbesar ulama agung nusantara, iaitu Profesor Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah, ataupun lebih dikenali sebagai HAMKA. HAMKA menggunakan beberapa metode dalam penyusunan tafsir ini, antaranya adalah metode tahlil (analisis), tafsir Al-Quran dengan Al-Quran, tafsir Al-Quran dengan hadith, tafsir Al-Quran dengan pendapat sahabat dan tabi'in, tafsir Al-Quran dengan tafsir muktabar yang lain. Di samping itu, beliau juga mentafsirkan Al-Quran dengan menggunakan syair, dan menganalisis dengan kemampuan sendiri dengan pendekatan meraikan kepelbagaian mazhab. Tafsir Al-Azhar menitikberatkan penjelasan ayat-ayat Al-Quran dengan ungkapan yang teliti, menjelaskan makna-makna yang dimaksudkan dengan bahasa yang indah dan menarik, dan menghubungkan ayat dengan teliti sosiobudaya masyarakat nusantara. Ia turut diperkaya dengan pendekatan sejarah, sosiologi, tasawuf, ilmu kalam, sastera, dan psikologi.

HAMKA menggunakan beberapa metode dalam penyusunan tafsir ini, antaranya adalah metode tahlil (analisis), tafsir Al-Quran dengan Al-Quran, tafsir Al-Quran dengan hadith, tafsir Al-Quran dengan pendapat sahabat dan tabi'in, tafsir Al-Quran ...

Mutiara filsafat

kumpulan naskah Tasauf modern, Falsafah hidup, Lembaga hidup, Lembaga budi

... menurut hukum faraidh jang ditentukan didalam Islam. Sekarang agama Islam
telah madju didalam daerah2 jang memakai adat matriarchaat dan patri- archaat
itu. Kaum Muslimin disana hendak mengikut faraidh menurut aturan agama.
Dizaman pendjadjahan, apabila pihak sisaudara di Tapanuli atau sikemenakan
di Sumatera Barat meminta supaja hakim menjelesaikan perkara pembahagian
itu menurut adat, sedang jang berhak menurut sjara' hendak meminta
perlindungan ...