Sebanyak 2 item atau buku ditemukan

Bahan Ajar Obstetri Fisiologi

Sistem reproduksi pada manusia akan mulai berfungsi ketika seseorang mencapai kedewasaan pubertas. Pada seorang pria testisnya telah mampu menghasilkan sel kelamin jantan (sperma) dan hormon testosteron. Hormon testosteron berfungsi mempe-ngaruhi timbulnya tanda-tanda kelamin sekunder pada pria, diantaranya suara berubah menjadi lebih besar, tumbuhnya rambut di tempat tertentu misalnya jambang, kumis, jenggot, dan dada tumbuh menjadi bidang, jakun membesar. Sedangkan seorang wanita ovariumnya telah mampu menghasilkan sel telur (ovum) dan hormon wanita yaitu estrogen. Hormon estrogen berfungsi mempengaruhi timbulnya tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita, yaitu kulit menjadi semakin halus, suara menjadi lebih tinggi, tumbuhnya payudara dan pinggul membesar. Sistem reproduksi adalah sistem yang berfungsi untuk berkembang biak. Reproduksi secara fisiologis tidak vital bagi kehidupan individual dan meskipun siklus reproduksi suatu manusia berhenti, manusia tersebut masih dapat bertahan hidup, sebagai contoh manusia yang dilakukan vasektomi pada organ reproduksinya (testes atau ovarium) atau mencapai menopause dan andropouse tidak akan mati. Pada umumnya reproduksi baru dapat berlangsung setelah manusia tersebut mencapai masa pubertas atau dewasa kelamin dan hal ini diatur oleh kelenjar-kelenjar endokrin dan hormon yang dihasilkan dalam tubuh manusia.

Bahan Ajar Embriologi Manusia

Menjelang saat kelahiran, semua oosit primer telah memulai profase pembelahan meiosis pertama, tetapi sel-sel ini tidak tidak melanjutkan melanjutkan pembelahan ketahap metafase namun masuk kedalam tahap diploten yaitu suatu tahap istirahat selama profase yang ditandai oleh adanya jala-jala kromatin. Oosit primer tetap berada dalam tahap profase dan tidak menyelesaikan pembelahan meiosis pertamanya sebelum mencapai masa pubertas. Keadaan ini disebabkan oleh oocyte maturation inhibition (OMI) yang merupakan suatu peptida kecil yang dikeluarkan oleh sel folikuler. Jumlah total oosit primer pada saat lahir diperkirakan bervariasi dari 600.000-800.000. Selama masa anak-anak sebagian oosit menjadi atretik, hanya sekitar 400.000 yang ada pada permulaan pubertas dan kurang dari 500 yang akan diovulasikan.

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Buku ajar yang
berjudul “Embriologi Manusia‛. Buku ajar ini disusun berdasarkan kurikulum S-1
 ...