Sebanyak 39 item atau buku ditemukan

Pengembangan Karakter untuk Anak

Panduan Pendidik

"Bangunlah JIWANYA,​ bangunlah ​badannya.. Untuk ​Indonesia Raya." ​ Anak-anak dan ​para remaja pada ​umumnya terbiasa ​dididik menambah ​pengetahuan mereka ​dan mengembangkan ​keterampilannya ​semata, sehingga ​mereka tidak siap ​memenuhi panggilan ​hidup mereka ​ketika mereka ​dewasa. Sukses ​hidup yang ​menyeluruh menuntut​ lebih dari ​sekadar penguasaan ​pengetahuan dan ​keterampilan. ​Bahkan para atlet ​sekalipun harus ​menghormati ​atlet-atlet lain ​atau mereka akan ​dikeluarkan dari ​pertandingan atau ​didiskualifikasi ​jika berbuat ​curang. Profesional​ bisnis dan ​pejabat pemerintah ​harus menggunakan ​etika mereka atau ​mereka akan ​dipenjara misalnya,​ jika mereka ​melakukan korupsi, ​kolusi, nepotisme ​(KKN). Orang tua ​harus bisa ​merangkul anak-anak​ mereka dan ​menjadi ​teladan/panutan ​yang memberikan ​nilai-nilai yang ​baik. Oleh karena ​itu, sebagai ​fondasi dan ​penuntun moral ​atas penguasaan ​pengetahuan dan ​keterampilannya ​itu, anak-anak ​harus bisa ​mengembangkan ​karakter yang baik​ sebagai fondasi ​pengetahuan dan ​keterampilannya. ​ Setiap tetesan ​air yang menetes ​terus-menerus pada ​akhirnya akan ​membuat sebuah ​batu keras ​berlubang. Begitu ​pula halnya hidup ​kita yang selalu ​berubah, karakter ​dapat kita ​kembangkan dalam ​filosofi ​‘tetesan’ 5, ​10, atau 15 menit​ setiap hari atau ​minggunya. Buku ​Pengembangan ​Karakter untuk ​Anak: Panduan ​Pendidik ​memfasilitasi orang​ dewasa atau para ​pendidik karakter ​untuk anak-anak ​dengan sesi ​beberapa menit di ​awal, pertengahan ​dan akhir setiap ​hitungan satu ​hari. ​Pengembangan ​Karakter untuk ​Anak: Panduan ​Pendidik sejatinya ​dirancang untuk ​guru-guru, orang ​tua-orang tua, ​kakek-nenek, dan ​orang-orang dewasa ​yang menjadi ​teladan/model hidup​ anak-anak mereka. ​Setiap bab dalam ​buku ini berisi ​cerita-cerita, ​pertanyaan-pertanyaa​n diskusi, dan ​aktivitas yang ​menyemangati ​anak-anak dalam ​pembinaan kualitas ​karakter yang ​nilai-nilainya akan​ terpatri dalam ​diri mereka ​sepanjang hidupnya.

Kerendahan hati dalam perilaku Seperti tertampil dalam tingkah laku seseorang,
kerendahan hati dapat digambarkan sebagai “menghargai orang lain dengan
memberikan perhatian lebih banyak melebihi untuk diri sendiri”. Kerendahan hati
 ...

Bedah Dasar Periodonsia

Penyakit Periodontal itu seperti apa sih? Bagaimana ciri-ciri dan pencegahannya?? Penyakit periodontal merupakan suatu keadaan patologis yang mengenai jaringan pendukung gigi, simak semuanya dalam buku ini [Penerbit Deepublish, Deepublish, Penyakit Gigi, Kedokteran, Kedokteran Gigi]

Initial Phase therapy Fase ini dilakukan pada visite I untuk evaluasi kontrol plak,
skaling dan polishing, motivasi dan edukasi pada pasien27. 2. Corrective phase
therapy Evaluasi plak dilakukan untuk melihat status kebersihan mulut terkait ...

Getaran dan Gelombang - Persiapan Olimpiade Fisika

Ketika mempelajari ilmu Fisika seringkali siswa mengalami kesulitan, baik dalam memahami konsep materi maupun dalam mengerjakan soal-soalnya. Pemahaman konsep Fisika yang benar dan bertahap diperlukan agar siswa tidak mengalami kesulitan pada pembelajaran Fisika selanjutnya. Buku ini membahas langkah demi langkah cara memahami Fisika Getaran dan Gelombang Mekanik oleh pakar pembimbing Olimpiade Nasional Prof. Yohanes Surya, Ph.D. Getaran dan Gelombang Mekanik merupakan materi yang wajib dipahami siswa sebagai dasar untuk mempelajari Fenomena Fisika Gelombang yang lebih abstrak,seperti Gelombang Elektromagnetik. Materi dalam buku ini dijabarkan secara sistematis dan jelas berdasarkan pengalaman membimbing siswa-siswi olimpiade. Teori dasar, definisi, dan istilah ditulis dalam format narasi dan juga dialog yang memungkinkan siswa dapat memahami materi lebih mudah. Contoh soal dan penyelesaian dibahas secara sistematis dan detail sehingga sangat membantu siswa dalam berlatih. Setiap soal latihan diberi hasil akhir jawaban agar siswa dapat mencocokkan hasil jawabannya.

Buku ini membahas langkah demi langkah cara memahami Fisika Getaran dan Gelombang Mekanik oleh pakar pembimbing Olimpiade Nasional Prof.

Fisika Gasing SMP Jilid 2

Fisika Gasing SMP Jilid 2 - Kelas VIII

Buku versi cetak dapat diperoleh di http://store.egasing.com Ketika mempelajari ilmu Fisika seringkali siswa mengalami kesulitan, baik dalam memahami konsep materi maupun dalam mengerjakan soal-soalnya. Pemahaman konsep Fisika yang benar dan bertahap diperlukan agar siswa tidak mengalami kesulitan pada pembelajaran Fisika selanjutnya. Buku ini membahas langkah demi langkah cara memahami Fisika untuk tingkat SMP dan MTs oleh Pakar Fisika Prof. Yohanes Surya, Ph.D. Pembahasan dijabarkan secara sistematis dan menekankan pada konsep, sehinggga siswa tidak bergantung untuk menggunakan rumus baku ketika mengerjakan soal, cukup dengan menggunakan logika dan matematika sederhana. Teori dasar, definisi, dan istilah ditulis dalam format narasi dan juga dialog yang memungkinkan siswa dapat memahami materi lebih mudah. Contoh soal dan penyelesaian dibahas secara sistematis dan menggunakan logika sederhana sehingga sangat membantu siswa dalam menyelesaikan soal. Selain itu, buku ini juga memberikan ilustrasi eksperimen, sehingga memperkuat pemahaman siswa tentang konsep dari materi yang dipelajari. Kombinasi soal yang asyik dengan eksperimen yang menantang akan membuat belajar fisika menjadi lebih menyenangkan.

Sepintas melihat, kita akan mengatakan bahwa tekanan pada dasar bejana A
lebih besar karena jumlah airnya lebih banyak.Sedangkan didasar bejana
Clebih kecil karena jumlah airnya lebih sedikit. Tapi benarkah demikian?
Ternyata ...

Desain Laboratorium Skala Mini untuk Pembelajaran Sains Terpadu

Pembelajaran sains sejatinya merupakan pembelajaran terpadu yang berkenaan dengan peristiwa yang terjadi di alam dan sekitarnya. Pembelajaran tersebut menekankan bagaimana pembelajar memahami berbagai permasalahan yang terjadi di sekitar berserta solusinya. Sebagai contoh, pembelajar menyadari adanya masalah pencemaran udara serta bahayanya, maka diharapkan pembelajar dapat memikirkan solusi untuk penanggulangan pencemaran tersebut. Pembelajar tidak hanya memerlukan teori, namun juga aktivitas nyata di laboratorium. Oleh karena itu, adanya laboratorium sangat signifikan untuk mendukung pembelajaran sains yang terarah dan terpadu. Dalam implementasinya, berbagai permasalahan yang terkait sains dapat diselesaikan dalam laboratorium. Laboratorium adalah tempat dimana seseorang melakukan riset ilmiah, pengukuran atau pelatihan ilmiah. Kebutuhan sarana laboratorium dari berbagai disiplin ilmu akan menjadi efektif apabila dilakukan secara terintegrasi. Salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang terintegrasi adalah STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics). STEM memungkin-kan pembelajar untuk mempelajari konsep akademik secara tepat dengan menerapkan 4 disiplin ilmu yaitu, Sains, Teknologi, Keahlian Teknik dan Matematika. Buku ini disusun sebagai salah satu tanggung jawab dan cinta kami dalam Pusat Studi Sains – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Kami berharap bahwa buku ini dapat membantu serta menjadi kawah candradimuka untuk para guru sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia, dalam mendesain praktikum di sekolah yang berbasis sains terpadu. Pembelajaran sains sejatinya merupakan pembelajaran terpadu yang berkenaan dengan peristiwa yang terjadi di alam dan sekitarnya. Pembelajaran tersebut menekankan bagaimana pembelajar memahami berbagai permasalahan yang terjadi di sekitar berserta solusinya. Sebagai contoh, pembelajar menyadari adanya masalah pencemaran udara serta bahayanya, maka diharapkan pembelajar dapat memikirkan solusi untuk penanggulangan pencemaran tersebut. Pembelajar tidak hanya memerlukan teori, namun juga aktivitas nyata di laboratorium. Oleh karena itu, adanya laboratorium sangat signifikan untuk mendukung pembelajaran sains yang terarah dan terpadu. Dalam implementasinya, berbagai permasalahan yang terkait sains dapat diselesaikan dalam laboratorium. Laboratorium adalah tempat dimana seseorang melakukan riset ilmiah, pengukuran atau pelatihan ilmiah. Kebutuhan sarana laboratorium dari berbagai disiplin ilmu akan menjadi efektif apabila dilakukan secara terintegrasi. Salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang terintegrasi adalah STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics). STEM memungkin-kan pembelajar untuk mempelajari konsep akademik secara tepat dengan menerapkan 4 disiplin ilmu yaitu, Sains, Teknologi, Keahlian Teknik dan Matematika. Buku ini disusun sebagai salah satu tanggung jawab dan cinta kami dalam Pusat Studi Sains – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Kami berharap bahwa buku ini dapat membantu serta menjadi kawah candradimuka untuk para guru sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia, dalam mendesain praktikum di sekolah yang berbasis sains terpadu. [Desain, Laboratorium, Skala Mini, Pembelajaran, Sains, Terpadu, Sri Fatmawati, Nina Ariesta, Laily Yunita, Susanti, Darmaji, Surya Rosa Putra, deepublish]

Sedangkan komponen teknologi mendukung pemahaman lebih dalam terhadap
sains, matematika dan keteknikan karena peserta didik dapat ... Berbasis PBL
PBL merupakan metode pembelajaran berbasis pendekatan konstruktivis 54.

Anusha's Gathering

In a land of conundrums, on a weekend of revelry and exploration, seven people fly in to celebrate a special moment with a friend. Onlookers would think their jobs “cushy” and glamorous, but nothing is further from the truth as they struggle to regain inner peace. Different colours and creeds, yet they are bound by a painful thread of experience that connects them profoundly to Anusha. They bond in an unexpected way, which will resonate with thousands who have worked in international organizations across the globe.

In a land of conundrums, on a weekend of revelry and exploration, seven people fly in to celebrate a special moment with a friend.

Visionary Leadership

A Proven Pathway to Visionary Change

What will higher education look like in 20 years? Will a bachelor’s degree still be viable—or even valuable? How will we assess learning? Will it be competency based? Determined by the sum experience of individual achievement? Or measured by student peers? How will learning be delivered? In the classroom? Over the internet? Or through mobile devices untethered by time and place? And by whom? By professors dedicated to their disciplines, by volunteers driven by a passion to share, or by new kinds of learning communities, as yet unimagined? This much is certain: education is changing. But today, the higher education community is struggling with serious challenges: budget dollars are tighter than ever; our capacity to admit students who want an education has diminished sharply; and in the U.S., our standing as the premier global provider of advanced education is slipping. Imagining a new future for higher education will require vision—a creative capacity to see what might be possible for tomorrow’s learners—and resolve—the ability to assess risk, forge new kinds of partnerships, and move confidently toward goals, even under difficult circumstances. SunGard Higher Education worked closely with Dr. Ihlenfeldt over the years as he worked tirelessly to shape a new future for Chippewa Valley Technical College. Today CVTC boasts a nationally recognized faculty, state-of-the art facilities and equipment, online and blended classrooms, and partnerships with area businesses that help to sustain a community. Visionary leadership informed by careful analysis can make a tremendous difference in people’s lives. These are skills Bill shares with all of us in his book, Visionary Leadership. Its publication couldn’t be timelier and SunGard Higher Education is proud to sponsor its publication.

The opening quote, though well known, is especially true in visionary leadership.
If you are going to be a visionary leader, you need a team of people working with
you who understand your thinking and have similar convictions. Like the ...

Fiqh Keutamaan

Perkara mana yang lebih utama? Menunaikan ibadah haji setiap tahun ataupun menyumbangkan dana tersebut kepada mangsa perang? Memberi makanan kepada fakir miskin ataupun membantu mereka mendapatkan pekerjaan yang tetap? Membantu orang yang dizalimi ataupun menghalang orang yang melakukan kezaliman? Meninggalkan perkara yang dilarang ataupun melaksanakan perkara yang diperintahkan? Menjadi seorang kaya yang bersyukur ataupun miskin yang sentiasa bersabar? Bercampur gaul dengan orang ramai ataupun mengasingkan diri ketika tersebarnya kerosakan? Mengutamakan hafalan semata-mata ataupun berusaha memahami ilmu yang dipelajari? Mengutamakan amalan menggunakan hati ataupun menggunakan anggota badan? Dalam menjalani ibadah yang pelbagai, kita selalu berdepan dengan pilihan dan keputusan. Ibadah mana yang perlu diberi keutamaan pada tangga pertama dan diberi keistimewaan untuk didahulukan. Apatah lagi perkara tersebut berkaitan hukum hakam, kepentingan individu ataupun masyarakat, amalan kebaikan, pendirian mahupun susunan gerak kerja harian. Semua ini perlu disusun mengikut keutamaan yang betul. Fiqh Keutamaan karya Dr. Yusuf Al-Qaradhawi memberi garis panduan dalam memilih ibadah mana yang perlu didahulukan. Buku ini padat dengan panduan, kajian dan sumber rujukan daripada Al-Quran dan sunnah serta konteks semasa.

Mereka menyimpan harta kerana kedekut. Kemudian, mereka menyibukkan diri
dengan ibadah fizikal yang tidak memerlukan perbelanjaan. Contohnya, puasa,
qiamullail, dan khatam Al-Quran. Mereka ini sebenarnya golongan yang tertipu.
Ini kerana, sifat kedekut yang menghancurkan diri menguasai diri mereka. Sifat
itu perlu dihalang dengan cara membelanjakan harta. Malangnya, mereka sibuk
mengerjakan perkara kebaikan yang mereka tidak perlukan. Gambaran mereka
ini ...