Sebanyak 96 item atau buku ditemukan

Rahasia Menjadi Guru Idola

  • ISBN 13 : 9786027874450
  • Judul : Rahasia Menjadi Guru Idola
  • Pengarang : Erwin Widiasworo, S.Pd,  
  • Penerbit : Ar Ruzz Media
  • Klasifikasi : 370.13
  • Call Number : 370.13 ERW r
  • Bahasa : Indonesia
  • Tahun : 2014
  • Halaman : 0
  • Ketersediaan :
    2016-33639-0007
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2016-33639-0006
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2016-33639-0005
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2016-33639-0004
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2016-33639-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2016-33639-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi
    2016-33639-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - IAIN Bukittinggi

Lingkungan Rumah 2A

Belajar dimaknai sebagai proses interaksi diri anak dengan lingkungannya.
Anak belajar dari hal-hal yang konkret, yakni yang dapat dilihat, didengar, dibaui,
dan diraba. Proses belajar tidak sekadar menghafal konsep-konsep atau fakta ...

6 Langkah Belajar Membaca

Oleh karena itu, diperlukan kiat-kiat yang mudah, cepat, tepat, dan praktis untuk
belajar membaca, terutama bagi anak-anak usia dini. Dengan bimbingan
orangtua atau guru, anak diharapkan akan mampu membaca dalam waktu
singkat. Berdasarkan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas 1
sekolah dasar di Kota Padang Sumatera Barat, Penulis telah menemukan cara
belajar membaca ...

Profesi Kependidikan Secara Teoretis dan Aplikatif

Panduan Praktis bagi Pendidik dan Calon Pendidik

Buku ini hadir untuk memenuhi kebutuhan referensi yang berkaitan dengan pengembangan profesi keguruan yang keberadaannya dirasakan sangat minim di masyarakat. Melalui buku kecil ini, Pembaca akan disuguhkan beragam bahasan terkait profesi keguruan, meliputi: dasar dan fungsi pendidikan nasional, hakikat profesi pendidikan, model dan strategi peningkatan profesionalitas guru, esensi dan prinsip peningkatan kompetensi guru, penilaian kinerja guru pengembangan karier, tanggung jawab profesi, kualifikasi, dan kompetensi guru, pengembangan profesi dan karier guru, etika profesi dan kode etik guru Indonesia, guru profesional dan pengembangan kurikulum, sampai supervisi klinis. Dengan buku ini, diharapkan dapat menjawab persoalan terhadap minimnya referensi, sekaligus dapat meningkatkan profesionalitas bagi profesi kependidikan itu sendiri.

2) Dinas Pendidikan Provinsi/Kanwil Kementerian Agama mengatur penugasan
guru bimbingan dan konseling yang belum memenuhi beban membimbing
bimbingan dan konseling paling sedikit 150 peserta didik per tahun ke satuan ...

99% Diterima Jadi CPNS Tenaga Pendidik 2015

Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) merupakan sesuatu yang paling ditunggu setiap tahunnya. Mengingat jumlah peserta yang semakin bertambah setiap tahunnya, Pemerintah berencana akan menambah jumlah kuota yang lebih banyak dari tahun sebelumnya. Kuota tahun 2015 diperkirakan sekitar 135 ribu tenaga. Bagi Anda yang ingin mewujudkan impian menjadi Abdi Negara, jangan lewatkan kesempatan ini. Persiapkan diri dengan baik dan belajar semaksimal mungkin. Semoga sukses. USAHA: - Belajarlah dengan maksimal dengan berlatih soal-soal CPNS. - Persiapkan diri dengan matang dan datang lebih awal ke tempat ujian. STRATEGI: - Tenang dan percaya diri. - Santai tapi waspada. - Sebelum memulai ujian, sempatkan untuk meriview soal-soal ujian. - Jawab soal-soal ujian secara strategis. Kerjakan terlebih dahulu soal yang paling mudah dan memiliki nilai tertinggi. PELUANG: Peluang ditentukan oleh kuota yang diterima dan jumlah peserta. Hitung peluang Anda dengan rumus: Peluang = (Kuota / Jumlah Peserta) x 100% Buku ini sebagai rujukan untuk mempersiapkan tes CPNS. -Tangga Pustaka-

Lambang Garuda Pancasila yang pertama kali diperkenalkan secara terbuka
adalah merupakan karya Sultan Hamid II, lalu secara resmi dipergunakan
pemakaiannya sebagai Lambang Negara Republik Indonesia Serikat (RIS) pada
saat ... emas yang disimpan dalam Ruang Kemerdekaan Monumen Nasional
sebagai acuan, ditetapkan sebagai lambang negara Republik Indonesia, dan
desainnya tidak berubah hingga kini. maka jadilah rancangan terakhir itu
sebagai model ...

Desain Laboratorium Skala Mini untuk Pembelajaran Sains Terpadu

Pembelajaran sains sejatinya merupakan pembelajaran terpadu yang berkenaan dengan peristiwa yang terjadi di alam dan sekitarnya. Pembelajaran tersebut menekankan bagaimana pembelajar memahami berbagai permasalahan yang terjadi di sekitar berserta solusinya. Sebagai contoh, pembelajar menyadari adanya masalah pencemaran udara serta bahayanya, maka diharapkan pembelajar dapat memikirkan solusi untuk penanggulangan pencemaran tersebut. Pembelajar tidak hanya memerlukan teori, namun juga aktivitas nyata di laboratorium. Oleh karena itu, adanya laboratorium sangat signifikan untuk mendukung pembelajaran sains yang terarah dan terpadu. Dalam implementasinya, berbagai permasalahan yang terkait sains dapat diselesaikan dalam laboratorium. Laboratorium adalah tempat dimana seseorang melakukan riset ilmiah, pengukuran atau pelatihan ilmiah. Kebutuhan sarana laboratorium dari berbagai disiplin ilmu akan menjadi efektif apabila dilakukan secara terintegrasi. Salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang terintegrasi adalah STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics). STEM memungkin-kan pembelajar untuk mempelajari konsep akademik secara tepat dengan menerapkan 4 disiplin ilmu yaitu, Sains, Teknologi, Keahlian Teknik dan Matematika. Buku ini disusun sebagai salah satu tanggung jawab dan cinta kami dalam Pusat Studi Sains – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Kami berharap bahwa buku ini dapat membantu serta menjadi kawah candradimuka untuk para guru sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia, dalam mendesain praktikum di sekolah yang berbasis sains terpadu. Pembelajaran sains sejatinya merupakan pembelajaran terpadu yang berkenaan dengan peristiwa yang terjadi di alam dan sekitarnya. Pembelajaran tersebut menekankan bagaimana pembelajar memahami berbagai permasalahan yang terjadi di sekitar berserta solusinya. Sebagai contoh, pembelajar menyadari adanya masalah pencemaran udara serta bahayanya, maka diharapkan pembelajar dapat memikirkan solusi untuk penanggulangan pencemaran tersebut. Pembelajar tidak hanya memerlukan teori, namun juga aktivitas nyata di laboratorium. Oleh karena itu, adanya laboratorium sangat signifikan untuk mendukung pembelajaran sains yang terarah dan terpadu. Dalam implementasinya, berbagai permasalahan yang terkait sains dapat diselesaikan dalam laboratorium. Laboratorium adalah tempat dimana seseorang melakukan riset ilmiah, pengukuran atau pelatihan ilmiah. Kebutuhan sarana laboratorium dari berbagai disiplin ilmu akan menjadi efektif apabila dilakukan secara terintegrasi. Salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang terintegrasi adalah STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics). STEM memungkin-kan pembelajar untuk mempelajari konsep akademik secara tepat dengan menerapkan 4 disiplin ilmu yaitu, Sains, Teknologi, Keahlian Teknik dan Matematika. Buku ini disusun sebagai salah satu tanggung jawab dan cinta kami dalam Pusat Studi Sains – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Kami berharap bahwa buku ini dapat membantu serta menjadi kawah candradimuka untuk para guru sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia, dalam mendesain praktikum di sekolah yang berbasis sains terpadu. [Desain, Laboratorium, Skala Mini, Pembelajaran, Sains, Terpadu, Sri Fatmawati, Nina Ariesta, Laily Yunita, Susanti, Darmaji, Surya Rosa Putra, deepublish]

Sedangkan komponen teknologi mendukung pemahaman lebih dalam terhadap
sains, matematika dan keteknikan karena peserta didik dapat ... Berbasis PBL
PBL merupakan metode pembelajaran berbasis pendekatan konstruktivis 54.

Model Pembelajaran Komeks

Bermuatan Nilai-nilai Pendidikan Karakter Aspek Membaca intensif di SD

Apakah Anda pernah mengajarkan membaca intensif pada anak-anak? Bagaimanakah caranya? Mungkin Anda akan menjawab mengajar membaca itu mudah. Siswa cukup diberi tugas membaca kemudian menjawab pertanyaan bacaan. Tetapi, tahukah Anda bahwa masih banyak siswa yang belum dapat membaca dengan cara yang benar? Anak-anak sudah bisa membaca, tetapi membaca yag baik dan benar belum banyak dikuasai anak-anak. Mengajar membaca memang mudah, tetapi membelajarkan anak untuk membaca dengan baik dan efektif memang tidaklah mudah. Untuk dapat melaksanakan pembelajaran yang menarik minat dan perhatian siswa dalam hal bacaan guru perlu memaha-mi model-model pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran membaca untuk kelas tinggi di SD (kelas IV-VI) ini adalah model pembelajaran komeks. Bagaimanakah model pembelajaran komeks itu? Silahkan Anda pahami beberapa uraian berikut dalam buku ini! [Penerbit Deepublish, Deepublish, Wahyuningsih Rahayu, S.Pd., M.Pd., Pembelajaran, Model Pembelajaran]

tahun 2010, juara 3 lomba Inovasi Guru Unnes tahun 2010, juara 3 mendongeng
tahun 2011, juara 1 lomba inovasi guru tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun
2011, finalis lomba keberhasilan guru dalam pembelajaran tingkat nasional
tahun 2011, juara 2 lomba guru berprestasi dalam penulisan PTK tingkat
Provinsi Jawa Tengah tahun 2012, dan juara 1 dalam pemetaan kompetensi
Kepala Sekolah SD, SMP, SMA/SMK melalui Karya Tulis Ilmiah tingkat Provinsi
Jawa Tengah yang ...