Sebanyak 2 item atau buku ditemukan

Pemimpin Masa Kini & Budaya Jawa

Jika Anda ditanya dimana memperbaiki negeri kita yang karut-marut seperti sekarang, boleh jadi Anda akan merasa gamang. Apakah Anda akan mulai dari penguatan bidang agama, pendidikan, kesehatan, kebudayaan, ekonomi, moral, pertahanan, psikologi, dan seterusnya. Apakah dimulai dari level atas atau level bawah? Atau, barangkali Anda akan menjawab dengan keputus-asaan: "Biarkan saja Tuhan yang akan menyelesaikan persoalan negeri ini." Yang jelas ini berkaitan dengan kepemimpinan. Ternyata ilmu kepemimpinan modern yang mengandalkan syarat seperti capable (memiliki kemampuan/ kecakapan), credible (memiliki kredibilitas), acceptable (dapat diterima publik), dan sebagainya tak benar-benar ampuh diterapkan di Indonesia. Meskipun sang pemimpin benar-benar capable, credible, dan accerpable serta memiliki etos kerja yang sangat tinggi sekalipun, tapi kalau dia tak bermoral bagaimana? Pemimpin tak hanya sekedar dituntut dapat mengayomi, menyejahterakan, mencerdaskan rakyat, tapi ia juga harus bisa mengejawantahkan "ing ngarsi sung tuladha" (pemimpin yang di depan menjadi teladan). Nah, melalui buku sederhana ini, insyaallah Anda akan dapat mencicipi dan mengenal lebih jauh tentang nilai-nilai kepemimpinan dari khasanh budaya yang diluhung warisan nenek moyang kita.

Jika Anda ditanya dimana memperbaiki negeri kita yang karut-marut seperti sekarang, boleh jadi Anda akan merasa gamang.

Kontroversi ajaran kebatinan

Controversion on Javanese beliefs related to Islam in Indonesia.

Artinya, pada saat itu agama Islam telah berkembang pesat hingga dijadikan
sebagai dasar hukum pertama dalam urusan kenegaraan. Lantas, apa
perbedaan agama Islam yang berkembang di dunia modern— seperti di
Malaysia, ...