Sebanyak 2544 item atau buku ditemukan

Peta penelitian mahasiswa pendidikan bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, IAIN Imam Bonjol lulusan tahun 2005-2015

studi komparatif dengan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang : laporan penelitian riset kompetitif

Comparatative study between Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol and Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang concerning Arabic study and teaching in both universities.

Comparatative study between Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol and Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang concerning Arabic study and teaching in both universities.

Sejarah Skeptisisme

Jatuh Bangun Paham Keraguan atas Kebenaran

Sejak abad ke-5 SM, keraguan seputar kemungkinan pengetahuan terhadap realitas mulai menggejala. Hal ini dipicu oleh kemunculan kaum Sofis (sophist). Lambat laun, kecenderungan ini di satu sisi semakin mendapatkan perhatian, dan di sisi lain semakin berkembang dan melahirkan varian-varian skeptis baru, bahkan hingga masa kini. Sejumlah pemikir pendukungnya pun menyuguhkan argumentasi atas klaimnya, kendatipun tidak semuanya. Penulis buku ini berupaya menjawab sejumlah dalih yang diajukan kaum Skeptisis. Dengan merujuk pada beberapa karya representatif dari pemikir-pemikir skeptis, penulis mencermati dan menelusuri dasar-dasar pandangan mereka, kemudian berusaha mengkritisinya seraya menjelaskan dan menganalisis konsep-konsep dan basis argumentasi mereka. "Banyak orang, termasuk para sarjana, tidak menyadari bahwa peradaban modern melaju dengan kendaraan empirisme dan rasio instrumental di atas jalan pemikiran yang mengingkari kemampuan akal budi dalam memahami realitas dan tujuan perjalanan itu sendiri. Buku ini mendedah asumsi-asumsi dasar tiga tokoh utama pemikiran dan kebudayaan Barat modern: Rene Descartes, David Hume, dan Immanuel Kant. Muncul pertanyaan mengapa sains dan teknologi berkembang pesat di atas skeptisisme? Atau salahkah pertanyaan ini?" —Dr. Ir. Husain Heriyanto, M.Hum, Penulis buku "Menggali Nalar Saintifik Peradaban Islam" (Jakarta: Mizan, 2011); Dosen Program Master Studi Islam Univesitas Paramadina. "Skeptisisme sebagai aliran pemikiran yang berambisi meragukan segalanya, tentu saja bukan anak kemarin sore di jagat filsafat. Buku yang saya sunting dengan penuh optimisme ini karena begitu detail dan lugas dalam mengupas isi dan historisme skeptis, hanya ingin menunjukkan; meski terkesan berpostur kritis, Skeptisisme ditakdirkan terkungkung dalam dilema epistemologis tak berujung, yaitu hasrat menjadi realitas yang justru ingin disangkalnya terus-menerus. —Dede Azwar, editor

Sebab, Tuhan yang telah menciptakan kita dengan kondisi terkadang tertipu dan
mengalami kekeliruan, dari mana diketahui bahwa Tuhan tidak menciptakan kita
agar senantiasa tertipu? Andaipun kita mengatakan bahwa Pencipta kita ...

Seri Panduan Investasi: Reksa Dana untuk Pemula

Apakah Anda berminat untuk berinvestasi di reksa dana tapi belum juga memulainya karena tidak paham? Atau, Anda sebenarnya sudah pernah berinvestasi tapi berhenti di tengah jalan karena tidak merencanakannya dengan baik dan hasilnya sempat turun? Seri Panduan Investasi: Reksa Dana untuk Pemula, tidak hanya berisi pengetahuan tentang perencanaan keuangan dan investasi reksa dana dalam bahasa yang sederhana, tambahan karikatur pun membuat penjelasannya semakin mudah dipahami. Selain membantu Anda menjadi seorang investor yang memahami cara kerja dan transaksi reksa dana, buku ini juga akan membantu Anda • membuat rencana masa depan yang SMART melalui investasi reksa dana, • mengatur keuangan pribadi dengan lebih baik, • menghindari investasi bodong, dan • memilih reksa dana dan Manajer Investasi yang baik.

Rudiyanto. Ketika seorang memutuskan untuk berinvestasi di reksa dana,
investor tersebut akan berhubungan dengan 3 pihak, yaitu Bank Kustodian,
Manajer Investasi, dan Agen Penjual reksa dana. Apa peranan ketiga institusi
tersebut?

Kamus Istilah Hukum Populer

Kamus ini memiliki beberapa kelebihan diantaranya adalah; Pertama, setiap istilah diberikan penjelasan tidak saja dari aspek bahasa tetapi penjelasan yang cukup detail tentang istilah tersebut. Kedua, Setiap istilah dalam kamus ini sebagaian besar dijelaskan dasar hukum atau aspek yuridisnya. Sehingga para pembaca mendapatkan pengetahuan awal tentang dasar hukumnya. Ketiga, Kamus ini memuat istilah yang relative lengkap khususnya istilah istilah hukum yang banyak diperbincangkan diranah publik. --- Buku persembahan penerbit Kencana (Prenadamedia)

Kamus ini memiliki beberapa kelebihan diantaranya adalah; Pertama, setiap istilah diberikan penjelasan tidak saja dari aspek bahasa tetapi penjelasan yang cukup detail tentang istilah tersebut.