Sebanyak 50880 Textbook ditemukan

Pengantar Ekonomi Islam

Kajian Teologis, Epistemologi, dan Empiris

Buku Pengantar Ekonomi Islam dibagi dalam tiga bagian: pertama, landasan teologis ekonomi Islam. Dalam bagian ini, dijelaskan tentang Islam dan ilmu pengetahuan, serta landasan berpikir sistem ekonomi Islam. Kajian Islam dan ilmu pengetahuan tetap selalu menarik untuk dikaji agar supaya dapat dipahami bahwa Islam sebagai sistem keyakinan juga sebagai sistem pengetahuan yang banyak memberikan cakrawala ilmiah aktual. Dengan pemahaman Islam dan ilmu pengetahuan diharapkan dapat memberikan pemahaman awal tentang sistem dan ilmu ekonomi Islam. Kedua, tentang epistemologi ekonomi Islam yang dibahas dalam bagian keempat (peta pemikiran ekonomi Islam), dan bagian kelima (hierarki pemikiran ekonomi Islam). Pada bagian ini, telah banyak buku atau literasi yang membahas tentang epistemologi ekonomi Islam. Namun dalam buku ini, terdapat beberapa kritik dan paradigma yang berbeda dalam penjelasannya, terutama tentang peta pemikiran ekonomi Islam. Ketiga, tentang kajian empiris sistem ekonomi Islam. Dibagi dalam bagian keenam (perkembangan perbankan Islam di dunia), dan bagian ketujuh (ekonomi Islam di Indonesia). Bagian-bagian tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan metodologi dalam memahami ilmu dan sistem ekonomi Islam. Hal yang sedang berproses menuju pada peradaban Islam di bidang ilmu pengetahuan ekonomi. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Buku Pengantar Ekonomi Islam dibagi dalam tiga bagian: pertama, landasan teologis ekonomi Islam.

EKONOMI ISLAM SUATU PENGANTAR

Buku Ekonomi Islam Sebuah Pengantar ini diharapkan untuk bisa membantu mahasiswa, praktisi, dosen bahkan dari kalangan umum untuk memahami seputar ekonomi Islam. Buku ini bisa di pergunakan sebagai literatur dalam keilmuan ekonomi Islam dan menambah khazanah ilmu pengetahuan ekonomi Islam. Dalam buku ini penulis mengupas tentang ekonomi Islam dengan bahasa yang sederhana, logis, jelas dan tuntas sehingga dapat dengan mudah dipahami. buku ini d juga dapat memicu para pembaca untuk mengembangkan lebih jauh dan memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan, ekonomi Islam khususnya.

Buku Ekonomi Islam Sebuah Pengantar ini diharapkan untuk bisa membantu mahasiswa, praktisi, dosen bahkan dari kalangan umum untuk memahami seputar ekonomi Islam.

Konsep Harga Dalam Ekonomi Islam

Konsep Harga Dalam Ekonomi Islam PENULIS: Supriadi, S.E.I., M.E.I ISBN: 978-602-443-550-9 Penerbit : Guepedia Publisher Ukuran : 14 x 21 cm Tebal : 121 halaman Sinopsis: Harga merupakan instrumen penting dalam jual beli, ketika harga yang ditawarkan itu wajar dan sesuai dengan mekanisme pasar serta aturan yang berlaku maka akan terjadi keadilan harga. Namun, jika harga itu ditetapkan dengan cara batil yang dimasuki unsur-unsur politik, syahwat mencari keuntungan sebanyak-banyaknya, maka yang akan terjadi adalah ketidakadilan harga. Di dalam pasar sempurna, harga dipengaruhi oleh permintaan (demand) dan penawaran (suplay) antara penjual dan pembeli. Pembeli memberikan permintaan atas sifat barang yang akan dibeli, sedangkan penjual menawarkan nilai barang yang akan dijual. Pertukaran antara nilai keduanya adalah suatu keseimbangan harga (equilibrium). Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa harga yang setara adalah harga yang dibentuk oleh kekuatan pasar yang menggambarkan atas kekuatan dan penawaran. Beliau menggambarkan bahwa jika penduduk menjual barang secara normal (al-wajh al-ma’ruf) tanpa menggunakan cara-cara yang tidak adil kemudian harga tersebut meningkat karena pengaruh kelangkaan barang (yakni kelangkaan suplay) atau dikarenakan jumlah penduduk (yakni peningkatan demand), kenaikan harga tersebut merupakan kehendak Allah SWT. Dalam kasus ini memaksa penjual untuk menjual barang-barang mereka pada harga tertentu adalah pemaksaan yang salah (ikrah bi ghairi haq). Buku ini ditulis untuk menambah referensi terkait dengan konsep jual beli dalam Islam dan dasar hukumnya, konsep harga dalam ekonomi Islam, penetapan harga dalam sistem ekonomi Islam, penetapan harga yang adil menurut pandangan ulama dan konsep keadilan harga perspektif ekonomi Islam. Email : guepedia@gmail•com WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys

Konsep Harga Dalam Ekonomi Islam PENULIS: Supriadi, S.E.I., M.E.I ISBN: 978-602-443-550-9 Penerbit : Guepedia Publisher Ukuran : 14 x 21 cm Tebal : 121 halaman Sinopsis: Harga merupakan instrumen penting dalam jual beli, ketika harga yang ...

Ekonomi Mikro Islam

Islamic Microeconomics

Pembahasan materi pada bahan ajar ini dilakukan dengan cara memaparkan landasan teori mikro ekonomi Islam, sumber hukum dan implementasi mikro ekonomi Islam dalam perekonomian Indonesia. Buku ini terdiri dari 11 (sebelas) bab yang saling berkaitan. Bab 1 membahas teori ekonomi mikro Islam dimulai dari sejarah ekonomi mikro Islam, dilanjutkan dengan penjelasan karakteristik dan ruang lingkup ekonomi mikro Islam. Pada bagian lain dalam bab ini juga menganalisa kecendrungan ekonomi Islam baik dari sisi ilmu ataupun sebagai doktrin dalam masyarakat. Kemudian diakhiri dengan pokok-pokok pembahasan dalam ekonomi mikro Islam. Bab 2 membahas konsep konsumsi dalam perspektif Islam. Bab ini penting untuk memberikan pengetahuan dasar konsumsi yang diberlakukan dalam Islam, bagaimana Islam mengatur etika dalam berkonsumsi. Dan diakhiri dengan pendapat tentang adanya hubungan terbalik antara riba dengan sedekah dalam konsumsi. Bab 3 membahas perspektif Islam dalam permintaan. Bab ini mengulas banyak hal tentang jenis, hukum permintaan menurut ekonom, perilaku konsumen, dan diakhiri dengan bagaimana Islam memandang permintaan dalam perekonomian mikro. Bab 4 membahas teori kepuasan (utility) dalam Islam. Pada bab ini Imam al-Ghazali menjadi dasar utama dalam menganalisa prinsip utility bagi setiap individu dalam masyarakat. Dilanjutkan dengan prinsip kepuasan dalam mengkonsumsi barang halal dan haram dengan adanya budget constrain yang membatasi masyarakat dalam mencapai kepuasan. Bab 5 membahas tentang konsep dasar dalam melakukan produksi dalam pandangan Islam. Diawali dengan pengertian dari para ilmuwan muslim, dilanjutkan dengan kewajiban mendahulukan keshalehan dalam produksi. Pandangan Islam dalam maksimalisasi laba juga menjadi inti pembahasan dalam bab ini. Kemudian diakhiri dengan perbandingan pengaruh bunga dan bagi hasil terhadap pendapatan dan biaya produksi. Bab 6 membahas tentang penawaran dalam Islam. Diawali dengan faktor yang mempengaruhi penawaran, bagaimana bentuk kurva penawaran, hubungan penawaran dengan produksi. Dari sisi Islam, pajak dan zakat memiliki pengaruh yang berbeda terhadap laba produsen. Dan diakhiri dengan kewajiban dalam melakukan internalisasi biaya eksternal yang biasa dikeluarkan oleh seorang produsen. Bab 7 membahas tentang bagaimana pendapat ekonom muslim dalam melakukan permintaan dan penawaran. Dalam bab ini juga dibahas mekanisme pasar yang Islami dan pandangan Islam terhadap bentuk intervensi dari pemerintah dalam kegiatan penawaran dan permintaan suatu produk. Bab 8 membahas tentang kepemilikan dalam perspektif Islam. Diawali dengan konsep kepemilikan yang terbagi menjadi 3 (tiga) macam kepemilikan (Individu, sosial, dan negara), bentuk-bentuk hal milik beserta sebab kepemilikan suatu barang. Diakhiri dengan bagaimana Islam mengatur bentuk pemanfaatan dalam harta yang dimiliki oleh ummat. Bab 9 membahas tentang perbedaan antara monopoli dan ihtikar dalam pandangan Islam, ciri-ciri monopoli, intervensi pemerintah terkait monopoli yang diperbolehkan dan dilegalkan. Dan diakhiri dengan bagaimana dampak kerusakan akibat diberlakukannya monopoli dalam perekonomian mikro. Bab 10 membahas tentang prinsip dan konsep profit and loss sharing dalam ekonomi mikro. Bab ini membahas singkat tentang akad-akad ekonomi Islam yang menggunakan prinsip bagi hasil, serta bagaimana implementasinya dalam perekonomian masyarakat. Bab ini diakhiri dengan permasalahan yang sering timbul akibat diberlakukannya konsep profit and loss sharing. Bab 11 membahas tentang instrumen pilantropi yang ada dalam agama Islam dan memiliki peran penting dan potensi dalam pemberdayaan masyarakat mikro di Indonesia. Bab ini diakhiri dengan pengaruh ZISWAF jika mampu dikelola secara produktif dan professional bagi Indonesia.

Buku ini terdiri dari 11 (sebelas) bab yang saling berkaitan. Bab 1 membahas teori ekonomi mikro Islam dimulai dari sejarah ekonomi mikro Islam, dilanjutkan dengan penjelasan karakteristik dan ruang lingkup ekonomi mikro Islam.

Ekonomi Islam dengan Kasus Khusus Indonesia

Islamic Economics with Indonesia as a Special Case

Buku ini mencoba membahas beberapa aspek penting dan mendesak yang berkaitan dengan persoalan di dunia Islam. Tujuan ekonomi Islam adalah keadilan dan perhatian kepada ekonomi umat, khususnya dhuafa atau rakyat bawah. Oleh sebab itu buku ini ditulis dalam kerangka atau keberpihakan yang jelas. Setelah pengantar pendek pada bab I, buku langsung membahas masalah pengangguran dan lapangan pekerjaan yang kurang berkualitas atau setengah pengangguran yang sangat besar jumlahnya. Selanjutnya masalah pertumbuhan ekonomi dan kekurangan kewirausahaan di dunia Islam. Dengan tujuan untuk mensejahterkan ekonomi umat atau rakyat yang ujungnya adalah menyediakan lapangan kerja yang lebih baik. Masalah sumber permodalan yang penting dan menjadi isu utama ekonomi Islam adalah suku bunga dan perbankan sebagai lembaga permodalan. Penulis berkesimpulan bahwa bagi hasil bukan tugas perbankan Islam karena sulit dilaksanakan. Di Indonesia, tana-tanah yang sangat luas diserahkan kepada beberapa korporat sehingga ketidak adilan ekonomi langsung terjadi. Konsentrasi pengolahan tanah khususnya untuk perkebunan membuat berkurangnya lapangan pekerjaan. Islam yang juga sejalan dengan UUD 45 lebih memihak disribusi tanah langsung kepada rakyat, misalnya diberikan kepada para sarjana pertanian, perkebunan, kehutanan yang berkaitan dengan pengelolaan atau pemanfaatan tanah. Perbankan Islam sekalipun bukan lembaga yang tepat membiayai usaha-usaha start up dari para sarjana ini. Lebih tepat bagi hasil dilakukan antara Negara, dalam hal ini diwakili pemerintah, sebagai pemilik tanah dan para sarjana tersebut sebagai pengelolanya. Di samping tanah, mereka masih harus dipinjami alat-alat pengolah seperti alat berat dan traktor modern.

Buku ini mencoba membahas beberapa aspek penting dan mendesak yang berkaitan dengan persoalan di dunia Islam.

Ekonomi Mikro Islam

Pendekatan Integratif

Ekonomi Mikro Islam: Pendekatan Integratif ini adalah buku yang unik. Dengan menggunakan pendekatan integratif buku ini menelusuri visi semesta dan nalar ekonomi mikro modern untuk diintegrasikan dalam visi semesta, nalar, dan metodologi ilmiah Islam. Pembahasan dalam buku ini, dengan demikian, dijuruskan untuk memenuhi penyediaan literatur ilmu ekonomi Islam yang dikemas dalam metodologi integratif. Berbeda dengan buku-buku ekonomi mikro Islam yang sudah ada, buku ini menyajikan analisis ekonomi mikro Islam dengan cara mengikuti struktur keilmuan ekonomi mikro modern. Tapi perlu dicatat bahwa ini tidak berarti sekedar mengimitasi tradisi ilmiah modern. Sedapat mungkin buku ini menghindari penyajian informasi ilmiah yang bersifat doktrinal. Berbasiskan pada spirit dan metodologi iqra yaitu “mengambil yang baik dan melengkapi yang kurang” buku ini menghadirkan ilmu ekonomi mikro Islam dalam cita rasa ilmiah modern. Selamat membaca.

Ekonomi Mikro Islam: Pendekatan Integratif ini adalah buku yang unik.

Hukum Ekonomi Islam

Edisi Revisi

Buku ini menggunakan tema Hukum Ekonomi Islam sebagai isu utama sebagai suatu ilmu pengetahuan yang berupaya memandang, meninjau, dan meneliti permasalahan ekonomi dengan cara-cara Islami. Substansi utamanya berkaitan dengan kajian atas suatu atau kegiatan yang dilakukan orang perorang, kelompok orang, badan usaha yang berbadan hukum atau tidak berbadan hukum dalam rangka memenuhi kebutuhan yang bersifat komersial dan tidak komersial menurut prinsip syariah. Hukum Ekonomi Islam merangkum bahasan berkenaan isu-isu aktual atau kontemporer di bidang perusahaan pembiayaan seperti modal ventura, ijarah (leasing), kartu kredit, pegadaian, koperasi dan multi level marketing serta jual beli, broker, garansi, jual beli valuta asing, penimbunan barang, termasuk usaha waralaba. Selain itu, untuk merespons dinamika bisnis dan muamalah kekinian, juga dibahas hukum melakukan transaksi/bisnis online seperti e-commerce, GoPay, E-Money, Finance Technology (Fintech), Transportasi Online (Daring), Go-Food dan sebagainya. Buku ini juga membahas tuntas berkaitan dengan mekanisme penyelesaian sengketa ekonomi Islam baik secara litigasi maupun non-litigasi seperti mediasi dan perdamaian maupun arbitrase sesuai dengan hukum positif di Indonesia.

Buku ini menggunakan tema Hukum Ekonomi Islam sebagai isu utama sebagai suatu ilmu pengetahuan yang berupaya memandang, meninjau, dan meneliti permasalahan ekonomi dengan cara-cara Islami.

Kaidah-Kaidah Fikih untuk Ekonomi Islam Edisi Revisi

Buku ini ditulis secara khusus agar praktek-praktek ekonomi dalam level mikro dapat ditemukan legalitasnya sesuai dengan pandangan para ahli Fikih. Selain sebagai pengantar dalam bidang Kaidah Fikih, para pembaca buku ini juga diharapkan dapat mengidentifikasi transaksi-transaki dalam praktik ekonomi Islam dengan perspektif Kaidah Fikih, baik kaidah yang pokok maupun kaidah cabang. Buku ini hadir dari kegelisahan yang muncul karena tidak ditemukannya buku Kaidah-Kaidah Fikih yang secara spesifik menjelaskan praktik-praktik atau transaksi dalam ekonomi Islam. Umumnya, buku-buku Kaidah Fikih ditulis secara umum, bahkan lebih fokus dengan permasalahan-permasalahan Fikih Ibadah, seperti Shalat, Puasa, dan lain sebagainya. Buku yang spesifik seperti itu hanya dapat dihitung dengan jari, itupun ditulis menggunakan bahasa Arab yang tidak mudah dipahami oleh kebanyakan pembaca di Indonesia. Melalui contoh-contoh permasalahan dari praktik-praktik transaksi yang disusun dalam buku ini, pembaca menjadi terbiasa dalam menerapkan Kaidah-Kaidah Fikih, baik dalam permasalahan yang sudah muncul maupun permasalahan kontemporer yang baru muncul. Dengan demikian, selain memahami yang telah dijelaskan dalam buku, pembaca juga diharapkan mampu menciptakan produk-produk baru dalam ekonomi Islam dalam wujud produk-produk perbankan atau yang lain. – Penulis

Buku ini ditulis secara khusus agar praktek-praktek ekonomi dalam level mikro dapat ditemukan legalitasnya sesuai dengan pandangan para ahli Fikih.